Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok 'Sangat Prihatin' atas Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

📅 Senin, 20 Mei 2024, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok 'Sangat Prihatin' atas Kecelakaan Helikopter Presiden Iran Doc: NST/IRNA/WANA via REUTERS/Ali Hamed
Ket. Helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi lepas landas, dekat perbatasan Iran-Azerbaijan, 19 Mei 2024. Helikopter yang membawa Raisi kemudian jatuh.

BEIJING - Tiongkok menyatakan "sangat prihatin" setelah helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi hilang dalam sebuah kecelakaan, dan berjanji akan membantu operasi penyelamatan.

Pesawat yang membawa Presiden Raisi, serta Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dan lainnya, hilang kontak di provinsi Azerbaijan Timur di barat laut Iran pada hari Minggu (19/5), kata laporan.

Bulan Sabit Merah Iran mengatakan pada Senin, helikopter telah ditemukan dan situasinya "tidak baik".

"Pihak Tiongkok sangat prihatin atas pendaratan keras helikopter yang ditumpangi Presiden Raisi, dan kami berharap Presiden Raisi dan awak pesawat berada dalam keadaan selamat dan sehat," stasiun televisi negara CCTV mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Senin (20/5).

Tiongkok memantau situasi dengan cermat dan akan "memberikan semua dukungan dan bantuan yang diperlukan" untuk operasi penyelamatan, tambahnya.

Tiongkok adalah mitra dekat Iran, mitra dagang terbesarnya, dan pembeli utama minyak yang terkena sanksi.

Teheran dan Beijing telah memperdalam hubungan dagang dalam beberapa tahun terakhir, meskipun upaya Beijing untuk menarik Iran ke dalam proyek infrastruktur utama Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) menjadi rumit karena sanksi.

Beijing juga telah lama memainkan peran penting dalam mempersenjatai Iran, membantu upayanya memodernisasi perangkat keras dan taktik militernya.

Mereka juga memfasilitasi "transfer teknologi dan mesin" untuk program nuklir terlarang Iran, menurut RAND Corporation.

Amerika Serikat telah berulang kali mengajukan seruan publik kepada Tiongkok untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Teheran untuk mengendalikan ketegangan di kawasan, yang diperburuk oleh konflik Israel-Hamas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.