Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kaltim 24 Jam Layani Korban Banjir di Mahakam Ulu

📅 Senin, 20 Mei 2024, 17:02 WIB | Oleh:
Dinkes Kaltim 24 Jam Layani Korban Banjir di Mahakam Ulu Doc: ANTARA/HO-Dinkes Kaltim
Ket. Tim Dinkes Kaltim di posko kesehatan tengah melayani pasien di Mahulu pascabanjir.

SAMARINDA - Tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) melayani 24 jam pasien terdampak banjir Mahakam Ulu guna menjamin kesehatan para warga pasca-pemulihan dari bencana tersebut.

Ketua Tim Pengendalian Krisis Kesehatan Dinkes Kaltim Adi Permana di Samarinda, Senin, mengungkapkan bahwa dua rumah sakit dan enam puskesmas di wilayah tersebut masih beroperasi dengan baik. Namun 30 puskesmas pembantu lumpuh karena terdampak banjir.

"Banjir besar ini juga telah merenggut satu nyawa dewasa dan dua anak harus dirujuk ke rumah sakit karena lemas tenggelam," ungkap Adi.

Ia melaporkan posko kesehatan yang berjumlah satu unit telah menyatu dengan posko penampungan, berlokasi di Gereja St Petrus Ujoh Bilang. Kunjungan harian ke posko kesehatan mencapai rata-rata 100 orang, namun saat ini angka tersebut mulai menurun seiring banjir yang semakin surut.

"Keluhan yang sering dilaporkan meliputi batuk, demam, pilek, diare, hipertensi, ruam kulit, hingga luka sayat dan tertusuk. Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga pendukung lainnya, siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan," jelasnya.

Kantor Dinkes Kabupaten Mahakam Ulu mengalami kerusakan parah, sehingga operasional lumpuh total. Namun posko utama tetap beroperasi dengan dukungan puskesmas dan puskesmas pembantu. Gudang farmasi dinyatakan aman, meskipun terdapat kekhawatiran kerusakan obat dan vaksin akibat matinya aliran listrik.

Saat ini, kata dia, tim kesehatan Dinkes Kaltim kembali dikerahkan dari Samarinda menuju Mahakam Ulu untuk membawa obat-obatan dan kebutuhan logistik lainnya yang dibutuhkan untuk pengobatan pasien pasca-banjir.

"Dengan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, semoga kondisi kesehatan dan infrastruktur di Mahakam Ulu dapat segera pulih. Upaya pemulihan pascabencana ini tentu harus melalui kerja sama antar-instansi," tutur Adi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.