Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akbar Tandjung Dianugerahi sebagai Maestro Aktivis Nasional

📅 Senin, 20 Mei 2024, 01:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akbar Tandjung Dianugerahi  sebagai Maestro Aktivis Nasional Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Tribute to akbar tandjung I Politisi Senior Akbar Tanjung (kelima Kanan) didampingi Mantan Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait bersiap memberikan keterangan di sela acara Tribute to Akbar Tandjung-”Maestro Aktivis Indonesia” di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (19/5). Tribute to Akbar Tandjung digelar Forum Aktivis Nasional (FAN) atas gagasan mantan Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait sebagai penghargaan kepada Akbar Tandjung yang dinilai begitu besar kontribusi dan keteladanan tokoh-tokoh dalam mengkader kaum muda Indonesia.

JAKARTA - Tokoh politik nasional Akbar Tanjung dianugerahi penghargaan "Maestro Aktivis Nasional" oleh Forum Aktivis Nasional (FAN) dalam sebuah kegiatan bertajuk Tribute to Akbar Tandjung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (19/5).

"Rekam jejak yang membuat kita bangga karena dedikasinya, kontribusinya, Bang Akbar membentuk sejarah kebangsaan kita setidak-tidaknya dalam 50 tahun terakhir," kata Ketua Umum FAN Bursah Zarnubi.

Bursah Zarnubi menjelaskan bahwa pemberian penghargaan itu karena Akbar Tanjung merupakan salah seorang tokoh di balik berdirinya kelompok gabungan organisasi kemahasiswaan bernama Cipayung pada tahun 1972.

Saat itu, Akbar Tanjung sebagai Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Suryadi sebagai Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Binsar Sianipar sebagai Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Chris Siner Key Timu sebagai Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Kristen Indonesia (PMKRI).

"Mereka rutin diskusi membicarakan berbagai persoalan bangsa, masalah-masalah kepemudaan dan mahasiswa," jelasnya.

Kelompok Cipayung pun berkembang sampai saat ini menjadi Cipayung plus, setelah bergabungnya beberapa organisasi kemahasiswaan, yakni Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), dan organisasi lainnya.

Pemberian anugerah itu ditandai dengan penyerahan bingkai lukisan bergambar Akbar Tanjung yang dibubuhi tanda tangan puluhan aktivis dan pimpinan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di Indonesia.

Sementara itu, Dewan Penasihat FAN Maruarar Sirait mengatakan bahwa Akbar Tandjung adalah mentor terbaik dari aktivis Indonesia. Maruarar Sirait mendoakan Akbar Tandjung diberi usia yang panjang.

Usai menerima penghargaan itu, Akbar Tandjung mengaku bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah mendapat penghormatan yang begitu tinggi. "Tentu saja saya amat bersyukur kepada Tuhan bahwa saya mendapat penghormatan begitu tinggi dari saudara-saudara, rekan-rekan sekalian dalam rangka pembangunan nasional kita, yang tak lain adalah pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Itulah yang bisa saya sampaikan," tegasnya.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan tokoh nasional Akbar Tanjung merupakan mentor dan guru politik terbaik di Indonesia. "Bang Akbar adalah mentor dan guru politik terbaik, yang tidak segan memberikan masukan, nasihat, dan wejangan bagi para juniornya," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo.

Bamsoet mengungkapkan bahwa Akbar Tanjung merupakan sosok yang komplet dan paripurna, baik sebagai aktivis, sebagai politisi, sebagai tokoh pemerintahan, maupun sebagai pribadi. Bahkan, Akbar Tanjung tidak segan memberikan uang jajan dan membantu para aktivis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.