Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Pemkab Samosir Kembangkan 8.000 UMKM agar Naik Kelas

📅 Sabtu, 18 Mei 2024, 01:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Pemkab Samosir Kembangkan 8.000 UMKM agar Naik Kelas Doc: ANTARA/Michael Siahaan
Ket. Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir Rista Sitanggang memamerkan produk UMKM wilayahnya pada Pameran Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara, di Istana Maimun, Medan, Sumut, Jumat (17/5/2024).

Medan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melakukan beberapa upaya untuk mengembangkan kualitas sekitar 8.000 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di wilayahnya agar naik kelas, mulai dari memberikan pelatihan hingga membantu pengurusan berbagai sertifikat.

"Dengan begitu, kami ingin terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir Rista Sitanggang dalam Pameran Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat.

Menurut Rista, strategi utama yang diterapkan Pemkab Samosir untuk UMKM adalah dengan turun langsung ke lapangan terutama melalui tenaga penyuluh.

Dengan begitu, dia melanjutkan, pemerintah kabupaten dapat mendengar keluhan dan masukan langsung dari pelaku UMKM.

Berangkat dari sana, Rista pun mengorganisasi jajarannya untuk membantu hambatan UMKM. Mereka pun menyediakan pelatihan secara gratis, membantu pembuatan kemasan, memberikan sokongan alat tenun dan mendampingi UMKM dalam mengurus dokumen penunjang.

Untuk UMKM makanan, misalnya, Rista menyatakan bahwa mereka memfasilitasi sertifikasi halal.

Kemudian, Pemkab Samosir pun aktif menyokong pembuatan dokumen lain seperti sertifikat Pangan dan Industri Rumah Tangga (PIRT), Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Para pelaku UMKM Samosir, Rista melanjutkan, mampu mengikuti semua program dan bantuan pemerintah kabupaten dengan baik.

Dia menyebut hal itu karena masyarakat Samosir menyadari bahwa UMKM merupakan salah satu "nyawa" dari industri pariwisata kabupaten tersebut.

Samosir merupakan salah satu dari tujuh kabupaten yang mengelilingi destinasi super prioritas (DSP) Danau Toba.

"Masyarakat selalu antusias menyambut wisatawan yang datang ke Samosir. Warga Samosir pun umumnya santun karena sangat memegang nilai-nilai budaya," kata Rista.

Dengan konsep seperti itu, Pemkab Samosir mampu mengirimkan produk UMKM-nya ke luar negeri, yaitu olahan andaliman. Kurang lebih 10 produk UMKM Samosir juga sudah masuk ke swalayan retail modern.

Saat ini mereka mengincar beberapa produk unggulan lain supaya bisa diekspor.

"Selain andaliman, ada lima sektor UMKM yang kami kembangkan yaitu kopi, kacang, olahan pangan, kain tenun dan ukiran atau kerajinan tangan," ujarRista.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.