Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jemaah Calon Haji Lansia dan Disabilitas Prioritas di Kelas Bisnis maskapai

📅 Sabtu, 18 Mei 2024, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jemaah Calon Haji Lansia dan Disabilitas Prioritas di Kelas Bisnis maskapai Doc: ANTARA/HO-Embarkasi Medan
Ket. Ketua PPIH Embarkasi Medan Ahmad Qosbi (kiri) menyapa sejumlah JCH Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

MEDAN - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyatakan jamaah calon haji (JCH) lanjut usia (lansia) dan disabilitas merupakan prioritas di kelas bisnis maskapai.

"Jadi kita tempatkan JCH lansia dan disabilitas di kelas bisnis mulai Kloter 5 hari ini," ungkap Ketua PPIH Embarkasi Medan Ahmad Qosbi didampingi Kepala Seksi Humas Mulia Banurea, di Medan, Jumat (17/5).

Kebijakan ini, lanjut dia, dilakukan setelah tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan pemantauan terhadap 13 embarkasi di tanah air.

Pemantauan tetap memperhatikan Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI No.2/2024 tentang Mekanisme Pengkloteran dan Penyusunan Pramanifes.

Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan musim haji tahun ini, calon haji reguler asal Provinsi Sumatera Utara sebanyak 8.624 orang, di antaranya 416 orang prioritas lansia.

"Jika berada di seat (kursi) bisnis, maka dekat dengan toilet sehingga memudahkan jamaah lansia dan disabilitas melakukan buang air di toilet pesawat," katanya.

Pihaknya menekankan jamaah dengan status prioritas kursi bisnis atau kursi yang posisi di bagian depan dalam pesawat sesuai tanda status prioritas pramanifes.

Hal ini agar jamaah yang lanjut usia maupun cacat secara fisik dapat melaksanakan ibadah haji di tanah suci dengan riang gembira," tutur Ahmad.

Syamsudin (77), JCH Kloter 5 berasal dari Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara berangkat bersama istri tercinta ke tanah suci menyambut positif atas kebijakan Kemenag ini.

"Alhamdulillah, kalau itu kebijakan pembagian kursi di pesawat. Tapi kita lihat nanti sewaktu di dalam pesawat," paparnya.

Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani saat melepas keberangkatan 354 JCH Kloter 5 Embarkasi Medan menyebut bahwa kloter ini menjadi keluarga besar saat di tanah suci.

Data PPIH Embarkasi Medan menyatakan Kloter 5 merupakan gabungan empat daerah meliputi 196 JCH Kota Pematangsiantar, 135 JCH Kota Tebing Tinggi, 14 JCH Kabupaten Karo dan dua JCH Kota Medan serta tujuh petugas haji.

"Insya Allah berangkat sehat, pulang juga sehat, serta menjadi haji mabrur dan hajjah mabrurah," kata Susanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.