Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Gagal Panen, Pemkab Serahkan Bantuan 28 Pompa Air untuk Petani Batang

📅 Sabtu, 18 Mei 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Gagal Panen, Pemkab Serahkan Bantuan 28 Pompa Air untuk Petani Batang Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang menyerahterimakan pompa air pada petani di Batang, Jumat (17/5/2024).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merealisasikan bantuan 28 pompa air kepada para petani sebagai upaya mendukung perluasan lahan tanam di 15 kecamatan di daerah itu.

Pelaksana Tugas Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Wahyu Budi Santosa di Batang, Jumat, mengatakan bahwa bantuan 28 pompa air dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian ini diharapkan dapat membantu para petani yang tanamannya mengalami kekurangan air pada saat musim kemarau.

"Saat ini petani telah menerima bantuan pompa air untuk memudahkan petani mengairi area tanam dengan daya jangkau yang cukup dekat," katanya.

Ia yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Bidang Tanaman Pangan Irhas Fredy Wibowo mengatakan 28 pompa itu dikhususkan untuk lokasi yang terdapat sumber air berupa sungai, mata air, dan saluran pembuang yang tersedia sepanjang tahun dengan luas layanan minimal 20 hektare.

Kemudian, jarak dan ketinggian sumber air ke lahan memungkinkan untuk dipompa di lokasi yang diprioritaskan pada lahan sawah tadah hujan dengan indeks pertanaman 0 hingga 1 panen.

Menurut dia, pihaknya akan tetap memperhatikan infrastruktur penunjang untuk memenuhi kecukupan air pada sistem irigasi dengan menyiapkan rumah pompa serta pompa permanen sebagai upaya memastikan irigasi tercukupi pada musim kemarau.

"Rencananya pompa dan rumah pompa permanen itu akan direalisasikan Juni 2024 hingga Juli 2024 yang tersebar di 11 kecamatan. Kami siapkan 30 pompa berskala besar 8 inci yang sumber airnya mengambil dari sungai besar," katanya.

Dikatakan, sejumlah kecamatan yang telah memiliki pompa permanen seperti Wonotunggal dan Limpung.

"Tujuan utamanya agar ada peningkatan indeks pertanaman dari 0 menjadi 2 kali panen dan begitu seterusnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.