Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Arahkan Pemda Kalbar Tetapkan Status Siaga Bencana

📅 Kamis, 16 Mei 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Arahkan Pemda Kalbar Tetapkan Status Siaga Bencana Doc: ANTARA/HO-BPBD Kalbar
Ket. Ketua Satgas Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Daniel.

Pontianak - Ketua Satgas Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan pihaknya mengarahkan kepada daerah yang sedang mengalami bencana banjir, angin puting beliung dan longsor untuk menetapkan status siaga bencana.

"Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Kalbar," kata Daniel di Pontianak, Rabu,

Dia menjelaskan, pihaknya mendorong hal tersebut kepada pemerintah daerah di Kalbar sebagai langkah antisipatif karena berdasarkan prakiraan BMKG Kelas 1 Supadio Pontianak, pada bulan Juni mendatang, potensi hujan akan mulai berkurang, sehingga berpotensi menyebabkan Karhutla.

"Penetapan status siaga bencana bertujuan untuk mempermudah akses penanganan bencana di setiap daerah. Oleh karena itu, semua daerah di dorong untuk segera menetapkan status ini. Status siaga bencana mempermudah koordinasi dan mobilisasi sumber daya untuk penanganan bencana di lapangan," tuturnya.

Menurut Daniel, hingga saat ini, baru Kabupaten Sekadau, Melawi, dan Provinsi Kalbar yang telah menetapkan status siaga bencana. Sementara itu, Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status tanggap darurat bencana.

"Untuk kondisi daerah yang terdampak banjir seperti Kabupaten Kubu Raya dan Melawi saat ini sudah surut. Namun, BPBD Kalbar tetap meminta dan mendorong BPBD di daerah tersebut untuk menetapkan status siaga bencana sebagai langkah antisipatif," katanya.

Dengan penetapan status siaga bencana, diharapkan penanganan dan mitigasi bencana di Kalimantan Barat dapat lebih efektif dan responsif, mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat dan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.