Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lalu lintas Gayo Lues-Aceh Tenggara Sudah Kembali Normal

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 17:04 WIB | Oleh:
Lalu lintas Gayo Lues-Aceh Tenggara Sudah Kembali Normal Doc: ANTARA/HO-Dok Ditlantas Polda Aceh
Ket. Personel Satlantas Polres Gayo Lues memantau proses pembersihan material longsor di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

BANDA ACEH - Satuan Lalu Lintas Polres Gayo Lues, Provinsi Aceh, menyatakan lalu lintas kendaraan bermotor dari Kabupaten Gayo Lues menuju Kabupaten Aceh Tenggara atau sebaliknya kembali normal setelah sempat lumpuh total akibat badan jalan tertutup material longsor.

"Lalu lintas kendaraan bermotor dari Gayo Lues maupun Aceh Tenggara sudah normal. Sebelumnya, lalu lintas kendaraan antarkabupaten tersebut lumpuh akibat longsor," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Gayo Lues Iptu Syafaruddin yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu.

Sebelumnya, material longsor menutupi badan jalan di KM29 Jalan Blangkejeren-Kutacane, Deda Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Longsor terjadi pada Selasa (14/5) dini hari.

Menurut Syafaruddin, pembersihan material longsor melibatkan tiga unit alat berat. Pembersihan material longsor berlangsung hingga Rabu (15/5) dini hari. Kini, lalu lintas kendaraan di titik longsor tersebut sudah dapat dilalui.

"Sekarang sudah bisa dilewati. Petugas masih bersiaga di lokasi juga memantau lalu lintas kendaraan karena kondisi badan jalan belum begitu normal seperti sediakala," kata Syafaruddin menyebutkan.

Perwira pertama Polres Gayo Lues itu mengimbau pengguna jalan berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan di titik longsor tersebut. Apalagi kondisi badan jalan licin karena berlumpur dari material longsor.

Selain itu, Syafaruddin juga mengingatkan masyarakat menghindari perjalanan di malam hari guna mencegah terjebak longsor karena curah hujan masih tinggi wilayah Kabupaten Gayo Lues maupun Kabupaten Aceh Tenggara.

"Kalau bisa, hindari perjalanan malam, selain badan jalan licin akibat lumpur material longsor, juga jalur tersebut rawan longsor karena curah hujan masih tinggi. Dan paling utama, patuhi rambu-rambu lintas di jalur tersebut," kata Syafaruddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.