Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gus Halim: Digitalisasi Bantu Desa Atasi 'Stunting' hingga Mitigasi Bencana

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gus Halim: Digitalisasi Bantu Desa Atasi 'Stunting' hingga Mitigasi Bencana Doc: kemendesa.go.id
Ket. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, menyampaikan bahwa digitalisasi di desa memiliki banyak manfaat, mulai dari mengatasi persoalan stunting hingga mengurangi dampak atau mitigasi bencana.

"Stunting bisa ditangani dengan digitalisasi, informasinya bisa diakses dengan waktu yang sangat pendek. Segala permasalahan yang muncul di desa bisa ditangani, termasuk mitigasi bencana. Nanti, digitalisasi ini kemudian dikembangkan untuk desa-desa rawan bencana. Banyak alat-alat yang sudah bisa dibuat diterapkan di desa untuk deteksi dini bencana," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar.

Hal tersebut dia sampaikan kepada wartawan usai menutup kegiatan Bimbingan Teknis Kader Digital Desa Cerdas Fase III Tahun 2024 di Jakarta, Sabtu (11/5) malam.

Sejalan dengan itu, Kemendes PDTT memiliki program Desa Digital yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa secara maksimal, termasuk melalui digitalisasi. Bimtek Kader Digital, ujar Gus Halim, juga termasuk salah satu pengembangan dari program Desa Digital.

"Nah, hari ini bagian dari semua proses itu. Agar digitalisasi desa bisa dilakukan dengan cepat, maka ada program-program yang dilakukan oleh pemerintahan desa, di antaranya adalah pelatihan atau pembimbingan teknis untuk kader desa digital," ucap dia.

Sebelumnya, ia telah menyampaikan harapannya agar para kader digital desa mengimplementasikan pengetahuan-pengetahuan yang diperoleh bimtek kader digital desa itu. "Segera implementasikan seluruh pengetahuan yang telah dilatih di bimtek ini. Judulnya sudah jelas, bimtek, kependekan dari bimbingan teknis. Teknis itu berarti implementatif, bukan materi," kata dia.

Gus Halim mengajak kader digital desa beserta pemerintah desa dan masyarakat desa agar bersama-sama ikut membangun desa. Di samping itu, ia mengajak seluruh kader desa yang mengikuti bimtek fase III itu agar tetap menjaga ikatan kekeluargaan yang telah terjalin selama mereka mengikuti bimtek 10 hari di Jakarta. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.