Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaring Wisman Asal Korsel, Kemenparekraf Jalankan Misi Penjualan di Busan

📅 Senin, 13 Mei 2024, 16:44 WIB | Oleh:
Jaring Wisman Asal Korsel, Kemenparekraf Jalankan Misi Penjualan di Busan Doc: Istimewa.
Ket. Misi penjualan yang digelar di Busan Indonesia Center, Korea Selatan, pada 7 Mei lalu.

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf) melakukan misi penjualan di Busan guna menjaring wisatawan sekaligus meningkatkan brand Wonderful Indonesia sehingga tetap menjadi top of mind bagi wisatawan mancanegara (wisman) asal Korea Selatan (Korsel).

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/ Baparekraf, Raden Wisnu Sindhutrisno, dalam keterangannya di Busan, mengatakan misi penjualan di Busan mendapatkan respons positif dari para mitra strategis travel agent/ tour operator dan DMC Korsel yang hadir.

"Hal ini karena pasar wisatawan mancanegara Korsel masih menjadi salah satu pasar potensial bagi industri pariwisata di Indonesia," kata Wisnu dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/5).

Dia menjelaskan Korsel menempati urutan ke-8 dari 10 besar kunjungan wisatawan mancanegara terbanyak ke Indonesia pada 2023 dan terus menunjukkan tren positif dengan 347.185 kunjungan.

"Sementara untuk 2024, target kunjungan wisawatan mancanegara Korsel ke Indonesia ditetapkan sebanyak 344.752 kunjungan, atau naik 43,58 persen dibandingkan target pada 2023," kata Wisnu.

Misi penjualan yang digelar di Busan Indonesia Center pada 7 Mei lalu itu mempertemukan sembilan seller dari Indonesia dengan 30 buyer dan investor potensial dari Korsel.

Melalui sesi table top, para seller Indonesia mendapat kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan buyer potensial dari Korsel untuk mengenalkan dan menawarkan produk dan jasa pariwisata dan ekonomi kreatif secara rinci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.