Tol Jakarta-Cikampek Terapkan Contraflow
Sabtu, 11 Mei 2024, 03:23 WIBKARAWANG - Rekayasa lalu lintas contraflow diberlakukan di jalan Tol Jakarta-Cikampek menyusul padatnya kendaraan yang melintas pada hari libur Kenaikan Yesus Kristus 2024, Kamis (9/5) kemarin.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangannya yang diterima di Karawang, kemarin, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan atas diskresi pihak kepolisian.
Ia menyebutkan rekayasa lalu lintas contraflow itu diterapkan mulai dari KM 55 sampai KM 65 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 10.40 WIB.
Ria mengimbau agar seluruh pengguna jalan mengantisipasi perjalanan, yakni dengan memastikan kendaraan dalam keadaan prima dan saldo uang elektronik cukup.
Selain itu juga diimbau untuk mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di area peristirahatan (rest area).
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 808.620 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur Hari Kenaikan Yesus Kristus 2024, tepatnya pada Rabu (8/5) hingga Minggu (12/5).
Angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).
Marketing & Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani menyampaikan proyeksi puncak lalu lintas tertinggi meninggalkan Jabotabek akan terjadi pada hari ini, Kamis, 9 Mei 2024, yaitu sebesar 186.322 kendaraan atau naik 32,9 persen terhadap lalin normal.
"Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasi jalan Tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal, terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang. Di antaranya Jalan Tol Jagorawi ke arah Puncak dan sekitarnya, serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Cipularang menuju arah Trans Jawa dan Bandung," kata Faiza. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sultan HB: Desa Wisata Harus Jadi Mesin Ekonomi Lokal
-
Gak Cuma Co-firing! PLN EPI Kini Bikin Hidrogen Hijau dari Biomassa
-
Wapres Gibran Bertolak ke Sumut Tinjau Pembangunan Infrastruktur Pascabencana
-
290 Ribu Lowongan Kerja Luar Negeri Masih Terbuka, Menteri P2MI: Peluang Harus Diisi Pekerja Terampil
-
Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, Warga Diminta Pantau ISPU Sebelum Beraktivitas
-
Efek Ganda Konflik dan El Nino Ancam Guncang Ekonomi Asia-Pasifik
-
Bukan Sekadar Jual Konten, Pengamat Dorong Indonesia Ekspor IP dan Talenta Kreatif ke Pasar Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.