Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

6 Kecamatan Diterjang Banjir, Bupati Konawe Utara Keluarkan Status Darurat Bencana

📅 Sabtu, 11 Mei 2024, 10:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
6 Kecamatan Diterjang Banjir, Bupati Konawe Utara Keluarkan Status Darurat Bencana Doc: Antara/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Bupati Konawe Utara Ruksamin saat memimpin rapat bersama di Kantor BPBD.

KENDARI - Bupati Konawe Utara Ruksamin secara resmi mengeluarkan status bencana banjir di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ruksamin saat ditemui di Konawe Utara, Jumat (10/5), mengatakan bahwa status darurat banjir tersebut telah ditetapkan sejak Kamis (9/5) lalu, setelah sebanyak enam kecamatan yang meliputi 28 desa di Kabupaten Konawe Utara terdampak bencana banjir.

"Ada Kecamatan Wiwirano, Langgikima, Landawe, Ohoe, Asera, dan Andowia," kata Ruksamin.

Dia menyebutkan bahwa sebelum mengeluarkan status darurat bencana itu, pihaknya terlebih dahulu telah menetapkan Kabupaten Konawe Utara dalam status siaga bencana alam, pada 3 Mei 2024 lalu.

"Banjir ini dimulai pada tanggal 3 Mei 2024 itu pertama kali terjadi di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe dan Desa Linomoiyo, Kecamatan Oheo. Tapi tidak menyebabkan terendamnya rumah, hanya akses jalan yang terputus, ini jalan nasional," ujarnya.

Bupati Konawe Utara Ruksamin saat turun memberikan bantuan kepada korban banjir. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)Ruksamin menyampaikan bahwa untuk memecahkan persoalan banjir yang terus-menerus melanda daerah tersebut, pihaknya akan menggelar rapat evaluasi terkait rehabilitasi dan rekonstruksi, serta penanganannya pasca banjir.

"Baik dari instansi vertikal yang punya tanggung jawab, termasuk kami yang di pemerintah daerah, apa yang harus akan dilaksanakan untuk penanganan seperti ini," jelas Ruksamin.

Ia juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Utara untuk tabah dan bersabar dengan ujian yang diberikan. Mereka juga diminta untuk terus menjaga diri masing-masing agar tidak ada korban jiwa dengan peristiwa banjir itu.

"Kepada masyarakat yang terdampak, kami minta untuk bersabar dan berjaga diri," imbaunya.

Menurutnya, para kepala desa di seluruh Kabupaten Konawe Utara juga telah dibekali dengan berbagai pengetahuan terkait dengan bencana alam dan cara menghadapinya. Sebab, mereka telah mengikuti pelatihan pramuka yang di dalamnya telah melakukan pelatihan desa tangguh bencana.

"Jadi, ketika terjadi banjir begini, kepala desa sudah mengambil sikap seperti apa, intinya jangan ada korban jiwa dan jangan ada korban harta," ucapnya.

Ruksamin juga mengapresiasi langkah para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bahu-membahu membantu proses evakuasi para korban bersama barang berharga miliknya ke tempat yang lebih aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.