Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dian Sastrowardoyo: Indonesia Sedang Memulai Gelombang Film

📅 Kamis, 09 Mei 2024, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dian Sastrowardoyo: Indonesia Sedang Memulai Gelombang Film Doc: ANTARA/Vinny Shoffa Salma
Ket. Aktris Dian Sastrowardoyo (tengah) bersama jajaran narasumber saat menghadiri acara Peluncuran Program Perempuan Inovasi 2024 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/5)

JAKARTA - Aktris Dian Sastrowardoyo mengatakan saat ini film-film Indonesia tengah memasuki gelombang minat yang tinggi karena banyaknya film Indonesia di festival film internasional.

"Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bersinergi mendorong semakin banyak lagi talenta ahli di bidang industri perfilman Indonesia," kata Dian saat ditemui di acara Peluncuran Program Perempuan Inovasi 2024 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/5).

Sebenarnya Indonesia sedang memulai gelombang Indonesian Wave, setidaknya dalam sirkuit festival film, tambah Dian.

Mengenai film lokal, ternyata sekarang itu kita punya talenta untuk memproduksi film bagi orang luar dan film untuk orang lokal, kata dia.

Dian mencontohkan bahwa saat ini geliat film di Korea Selatan sedang sangat tinggi. Mulai dari masuknya film-film Korea Selatan ke kompetisi internasional dan budaya lokal mereka yang semakin digandrungi masyarakat dunia.

Oleh karena itu, Indonesia dapat meniru kesuksesan Korea Selatan untuk memasifkan budaya mereka melalui media film.

Baginya, film-film karya anak bangsa tidak kalah bagus dari negara lain karena sudah mulai menarik perhatian masyarakat dunia.

Bahkan, Dian juga berusaha untuk membagikan pengalamannya di industri film kepada para mahasiswa di salah satu perguruan tinggi. Baginya, kontribusi ini sedikit banyak dapat memberikan dorongan bagi mereka yang ingin serius meningkatkan kualitas perfilman di Indonesia.

"Berkembangnya industri film Indonesia sangat memberikan ketersediaan tenaga kerja di bidang film, makanya saya senang banget bisa ikut andil mengajar di Vokasi UI," kata dia.

Menurut Dian, sudah saatnya pemerintah mulai memperbanyak sekolah dan perguruan tinggi khusus film dengan tenaga pengajar dari para ahli di bidangnya.

Dengan begitu, industri perfilman di Indonesia akan semakin berkembang dan diharapkan dapat "mengejar" ketertinggalan dari negara lainnya.

"Kita juga perlu usaha yang lebih besar gimana caranya kita bisa memperbanyak pendidikan vokasi film," kata Dian.

Jadi, ujar dia memang harus ada insentif kepada tenaga profesional yang mau mendedikasikan dirinya menjadi staf pengajar. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.