Atasi Kekeringan, BPBD Sabu Raijua NTT Upayakan Sumur Bor
Kamis, 09 Mei 2024, 16:30 WIBKUPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengupayakan sumur bor sebagai salah satu langkah persiapan mengatasi kekeringan pada musim kemarau.
"Sekarang kami masih fokus pada pengajuan sumur bor ke BNPB sebagai antisipasi kekeringan panjang," kata Kepala Pelaksana BPBD Sabu Raijua Javid Ndu Ufi ketika dihubungi dari Kupang, Kamis.
Kabupaten Sabu Raijua merupakan salah satu kabupaten di NTT yang selalu mengalami kekeringan setiap tahun.
Upaya yang selalu dilakukan oleh BPBD Kabupaten Sabu Raijua pada tahun-tahun sebelumnya adalah pendistribusian air bersih menggunakan tangki miliki BPBD maupun mitra.
Namun, pada tahun 2024, BPBD mengajukan permohonan pengadaan sumur bor agar pendistribusian air bersih dapat lebih optimal.
"Kami sedang melengkapi administrasi surat keputusan siaga darurat kekeringan, surat pernyataan kekeringan, dan beberapa berkas lain untuk mendukung pengusulan permohonan bantuan sumur bor itu," ujarnya.
Menurut dia, dari 63 desa/kelurahan, sebanyak 61 desa/kelurahan di antaranya mengalami kekeringan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi cuaca bahwa sebagian wilayah NTT telah memasuki musim kemarau.
Pada musim kemarau ini, BMKG menyebut aktifnya monsoon timur yang mengakibatkan peningkatan kecepatan angin.
Lahan pun bersifat kering sehingga perlu diwaspadai dengan melakukan berbagai langkah antisipasi.
"Kami masih lakukanmonitoringdi Raijua, nanti minggu depan kami keluarkan imbauan antisipasi hadapi kekeringan," ucapnya.
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- kekeringan
- Kupang
- Sumur Bor
- NTT
- BPBD
- Antisipasi kekeringan
- Rawan Kekeringan
- BPBD Sabu Raijua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Badan Geologi: Erupsi Gunung Anak Krakatau Masuki Fase Strombolian, Letusannya Relatif Pendek
-
Sambut HUT ke-81 TNI AL, Pantai Kenjeran Dibersihkan untuk Dorong Wisata Lokal
-
Kuliner Khas Madura: Nasi Serpang Bangkalan, Apa Bedanya dengan Nasi Campur?
-
Tambang Emas Ilegal di Dongi Dongi Sulawesi Tengah Longsor, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Bandara Hanandjoeddin Batalkan Penerbangan Dampak Erupsi Anak Krakatau
-
KPK Duga Anggota DPRD Jateng Jadi Perantara Pemerasan Bupati Pemalang.
-
RUPSLB BTN Tetapkan Lima Direksi Baru, Regenerasi Didorong Percepat Transformasi dan Strategi Beyond Mortgage
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.