Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ma'ruf Minta Kemenag Amati Cuaca Panas di Arab Saudi

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf Minta Kemenag Amati Cuaca Panas di Arab Saudi Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin saat memberikan keterangan pers usai menghadiri acara Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (7/5/2024).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengamati dan mengantisipasi cuaca panas di Arab Saudi pada musim haji 1445 Hijriah/2024 Masehi.

"Karena musim haji ini diperkirakan cukup udaranya panas, jadi sangat panas dan banyak kita itu yang lansia. Saya kira Kementerian Agama harus sudah mempersiapkan diri untuk melindungi mereka," kata Wapres saat memberikan keterangan pers usai menghadiri acara Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (7/5).

Wapres pun mencontohkan gelombang panas yang melanda Thailand dan menimbulkan korban jiwa.

Diperkirakan, kata Wapres, cuaca di Arab Saudi lebih panas dibandingkan di Thailand.

"Jangan mereka itu tersengat oleh panas untuk mengurangi korban-korban yang terjadi karena di beberapa negara itu banyak, di Thailand saja saya baca itu sudah 38 orang meninggal karena panasnya apalagi nanti di Arab Saudi. Apalagi jamaah itu banyak dan banyak lansia," kataWapres.

Karena itu, Wapres meminta Kemenag untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di Arab Saudi, termasuk cuaca panas tersebut.

"Ini penting saya kira Kementerian Agama untuk mempersiapkan lebih awal dan melakukan antisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di sana," katanya.

Diketahui, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kembali bertolak ke Arab Saudi guna mengecek persiapan akhir layanan haji di tanah suci menjelang keberangkatan jamaah calon haji yang dimulai pada 12 Mei 2024.

"Saya berangkat ke Saudi untuk melihat persiapan akhir layanan bagi jamaah haji Indonesia. Pengecekan akan saya lakukan baik di Mekah, Madinah, termasuk persiapan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," kara Menag dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menag terbang pada 7 Mei 2024 dini hari. Ia dijadwalkan berada di Saudi selama empat hari dan kembali ke Indonesia pada 11 Mei 2024.

Menurut Yaqut, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak masyariq untuk pemutakhiran sejumlah persiapan layanan yang penyediaannya menjadi tanggung jawab mereka.

Yaqut juga akan memastikan sejumlah langkah mitigasi agar layanan berjalan lancar dan kejadian pada tahun lalu tidak terulang kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.