Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Rawan Terkoreksi

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 09:04 WIB | Oleh:
IHSG Rawan Terkoreksi Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren negatif, jelang libur panjang akhir pekan.


Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat IHSG akan dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas dunia dan nilai tukar rupiah yang diperkirakan masih cenderung melemah.


IHSG dalam perdagangan, Rabu (8/5), diprediksi rawan koreksi dengan support di angka 7.072 dan resistance di level 7.178.


Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/5) sore, ditutup melemah dipimpin oleh saham-saham sektor transportasi dan logistik.


IHSG ditutup melemah 12,28 poin atau 0,17 persen ke posisi 7.123,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,27 poin atau 0,91 persen ke posisi 898,01.


"Bursa Asia mixed (variatif) karena adanya sentimen positif maupun negatif," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.


Pertama, pada hari ini Bank Sentral Australia mempertahankan suku bunganya pada level 4,35 persen, seperti yang diharapkan, namun dolar Australia tergelincir dan pasar saham Australia menguat karena para pengambil kebijakan memang lebih mengharapkan adanya pemangkasan tingkat suku bunga.

Pernyataan dovish tersebut didukung oleh data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan pada pekan lalu dan pernyataan dari Ketua The Fed Jerome Powell yang menegaskan kembali bahwa pergerakan suku bunga selanjutnya akan lebih rendah.

Dari Eropa, para pengambil kebijakan juga sedang mempersiapkan pemotongan suku bunga yang mungkin terjadi pada Juni 2024.


Dari Asia, suku bunga di Jepang diperkirakan tidak akan bergerak terlalu jauh di atas nol pada tahun ini, sehingga meninggalkan kesenjangan yang besar dengan negara-negara lain di dunia, dimana para pelaku pasar memperkirakan Jepang menghabiskan hampir 60 miliar dolar AS untuk mempertahankan Yen pada pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.