Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Aceh Besar Diimbau untuk Mewaspadai Bencana Banjir

📅 Senin, 06 Mei 2024, 18:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Aceh Besar Diimbau untuk Mewaspadai Bencana Banjir Doc: ANTARA FOTO/Khalis Surry
Ket. Arsip Foto - Petugas BPBD Aceh Besar bersama warga mengevakuasi warga yang terjebak banjir menggunakan perahu di Gampong Teupin Batee, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, Sabtu (11/2/2023).

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mengimbau seluruh masyarakat di daerah itu terutama yang berada di kawasan rawan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi.

"Sesuai informasi dan update cuaca Provinsi Aceh yang di sampaikan oleh BMKG, Kabupaten Aceh Besar termasuk daerah berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar Ridwan Jamil di Lambaro, Senin.

Adapun daerah dengan intensitas hujan tertinggi tersebut yakni Kecamatan Pulau Aceh, Kuta Cot Glie, Lembah Seulawah, Seulimum, Kota Jantho, dan dapat meluas ke Kecamatan Suka Makmur, Simpang Tiga, Ingin Jaya, Blang Bintang Kuta Baro, Leupung dan Darul Imarah.

Ia mengatakan khusus untuk masyarakat yang berdomisili di kawasan rawan banjir, daerah aliran sungai agar terus memerhatikan kondisi dan siaga bila sewaktu waktu hujan yang tinggi dan air akan meluap.

Kalaksa BPBD Aceh Besar juga mengajak seluruh lapisan masyarakat baik itu pemerintah Gampong untuk dapat bersama sama menggalakkan masyarakat untuk gotong royong membersihkan lingkungan, selokan dan gorong-gorong aliran air agar tidak meluap.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke tempat aliran air baik itu sungai, maupun saluran sehingga tidak terjadi pendangkalan dasar sungai," katanya.

Ia juga meminta seluruh jajaran BPBD Aceh Besar dan petugas damkar yang sedang bertugas piket juga tetap siaga dan melakukan pemantauan di daerah-daerah rawan banjir dan longsor.

"Jika terdapat potensi yang membahayakan maka segera laporkan dan lakukan upaya secepat mungkin dengan saling berkoordinasi dengan instansi terkait," katanya.

Ia menambahkan BPBD Aceh Besar juga menerima layanan pengaduan masyarakat melalui Emergency call 0811 6713 113.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.