Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Korban Keracunan Hidangan Hajatan Dirawat di RSUD Purwakarta

📅 Senin, 06 Mei 2024, 17:32 WIB | Oleh:
Puluhan Korban Keracunan Hidangan Hajatan Dirawat di RSUD Purwakarta Doc: (ANTARA/Ali Khumaini/dok)
Ket. Ilustrasi IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta.

PURWAKARTA - Puluhan korban yang mengalami keracunan setelah menyantap hidangan di acara hajatan pada Minggu (5/5) dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, karena mengalami gejala serius.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Bayu Asih, Tri Muhammad Hani, di Purwakarta, Senin, mengatakan ada sekitar 27 pasien keracunan yang dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Hingga saat ini, kata dia, ada beberapa pasien yang masih menjalani pemeriksaan medis. Selain itu, ada tujuh warga harus menjalani rawat inap, dan sisanya menjalani rawat jalan

"Jumlah korban yang dibawa ke RSUD Bayu Asih ada 27 pasien. Sebanyak 21 pasien di antaranya orang dewasa, dan enam pasien lainnya anak-anak," kata dia.

Menurut dia, seluruh pasien keracunan hampir seluruhnya mengalami gejala serupa, yakni merasa mual, pusing dan lemas.

"Ada sebagian pasien yang harus menjalani rawat inap karena mengalami sesak nafas," katanya.

Hani menyebutkan, selain fokus melakukan penanganan para korban, pihaknya juga melakukan pengambilan sampel makanan yang diduga membuat ratusan warga keracunan untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, pada Minggu (5/5), sebanyak 121 warga Kampung Sukamulya, Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani Purwakarta mengalami keracunan setelah menyantap hidangan di acara hajatan.

Ratusan warga ini awalnya mengalami gejala mual, muntah, pusing, diare, dan sesak nafas setelah menyantap hidangan tersebut. Gejala itu dialami saat memasuki waktu Maghrib.

Akibat kejadian itu, sejumlah mobil ambulan lalu lalang membawa pasien untuk dibawa ke puskesmas dan klinik terdekat, hingga ada yang langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih karena mengalami gejala serius. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.