Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor-USAID Maksimalkan Kader Desa Cegah Penularan TBC

📅 Senin, 06 Mei 2024, 17:07 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor-USAID Maksimalkan Kader Desa Cegah Penularan TBC Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Tenaga medis melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai tuberkulosis di Kantor Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berkolaborasi dengan United States Agency International Development (USAID) mengoptimalkan peran kader desa dalam mencegah penularan penyakit tuberkulosis atau TBC.

Anggota Tim Kerja Tuberkulosis Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Rahmi di Cibinong, Senin, mengungkapkan saat ini Pemkab Bogor dan USAID intensif melakukan edukasi kepada masyarakat di Kecamatan Sukaraja melalui program Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Kegiatan sosialisasi TPT dilakukan berbarengan dengan pembinaan kader desa dan aparat pemerintah desa yang menjadi lokasi khusus intervensi eliminasi TBC.

Menurut Rahmi, pembinaan kader desa sebagai kader tuberkulosis merupakan langkah kolaborasi dan sinergi bersama dalam percepatan penurunan angka tuberkulosis di Indonesia.

"Kader desa ini menjadi ujung tombak untuk membantu memutus mata rantai penyebaran bakteri tuberkulosis. Dengan senantiasa aktif melakukan edukasi, motivasi dan pendampingan masyarakat dalam melakukan pencegahan," ujar Rahmi.

Sekretaris Kecamatan Sukaraja Arif Sentosa menjelaskan kader desa berperan membantu tenaga medis dalam mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat cara pencegahan tuberkulosis, baik di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Sehingga masyarakat bisa mempraktikkan TPT dalam mencegah terpaparbakteri tuberkulosis. Untuk itu saya mengajak seluruh kader untuk bahu membahu kolaborasi untuk menurunkan angka terjangkitnya TBC," kata Arif.

Sementara, Kepala Distrik Advokasi dan Fatnership Officer USAID Indonesia Sherly mengungkapkan cara baru pencegahan tuberkulosis dengan metode minum obat bagi masyarakat yang kontak erat dengan penderita tuberkulosis.

Menurut dia, cara tersebut sedang digalakkan secara internasional tidak hanya di Indonesia.

"Ini merupakan kerja sama lanjutan dengan Pemkab Bogor yang sebelumnya telah dilakukan sejak Desember 2023," ujar Sherly.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.