Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Garis Kemiskinan Naik

📅 Senin, 06 Mei 2024, 04:40 WIB | Oleh:
BPS: Garis Kemiskinan Naik Doc: Antara
Ket. Kepala BPS Kabupaten Tangerang, Husin Maulana

TANGERANG - Garis kemiskinan Kabupaten Bekasi naik menjadi 6,93 persen dari tahun sebelumnya, 6,92 persen. Kepala BPS Kabupaten Tangerang, Husin Maulana, Minggu, mengatakan bahwa dari angka 6,93 persen ini secara rinci naik 0,01 persen. Penyebab utama kenaikan tersebut dipengaruhi krisis global.

"Ada sedikit kenaikan walau tidak signifikan. Secara detil tingkat kemiskinan dari 6,92 persen ke 6,93 persen, naik 0,01 persen," terangnya. Menurut dia, keadaan global yang saat ini terjadi berpengaruh terhadap kenaikan angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang. Sebab, Tangerang secara tidak langsung telah masuk ke dalam zona perkembangan ekonomi global.

"Ini menjadikan wilayah tersebut secara ekonomi dan pendapatan ke dalam zona global perkotaan," ujarnya. Husin membeberkan data pertumbuhan kemiskinan per kapita di Kabupaten Tangerang sudah menunjukkan tren kenaikan sejak tahun sebelumnya, 2020.

Hal tersebut, mengubah secara ekonomi dan pendapatan yang berdampak pada besarnya kebutuhan konsumsi masyarakat dan menjadi faktor naiknya garis kemiskinan.

Jika dihitung dalam persentase, kata Husin, pertumbuhan garis kemiskinan 2020 tercatat 9,25 persen, 2021 sebanyak 4,67 persen, 2022 tercatat 5,70 persen, dan tahun 2023 sebanyak 4,90 persen.

"Tahun 2023 pendapatan per kapita yang masuk garis kemiskinan sebesar 604.362," jelas Husin.

Sedangkan untuk Kota Tangerang, malah ada penurunan. Langkah proaktif Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam urusan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka memperlihatkan hasil yang signifikan. Tentu, sederet program tak henti-hentinya dihadirkan oleh para OPD.

Berdasarkan informasi terbaru, tingkat kemiskinan dari 6,88 persen di tahun 2020 menjadi 5,89 persen di tahun 2023. Sedangkan pada tingkat pengangguran terbuka terjadi penurunan dari 7,81 persen pada tahun 2014 menjadi 6,79 persen di tahun 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.