Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

XL Axiata Dorong Digitalisasi Sektor Manufaktur dengan Solusi Smart Manufacture

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 15:44 WIB | Oleh:
XL Axiata Dorong Digitalisasi Sektor Manufaktur dengan Solusi Smart Manufacture Doc: KORAN JAKARTA/Dok. XL Axiata
Ket. Dua orang petugas sedang mengimplementasikan XL Axiata Smart Manufacture di sebuah mesin kompresor udara yang dimiliki oleh PT Kobelindo Compressors. Perusahaan ini melakukan transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi IoT dari solusi tersebut untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis data kinerja kompresor.

JAKARTA - Sepanjang tahun 2023 industri manufaktur mencatatkan kinerja yang sangat baik dan berkontribusi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Bahkan Indonesia masuk 10 besar penyumbang produk manufaktur dunia, sekaligus satu-satunya negara Asean yang masuk daftar tersebut.

Guna mendukung peningkatan kinerja industri manufaktur Indonesia, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memperkenalkan XL Axiata Business Solutions (XLABS). Salah satu solusi yang ditawarkan adalah XL Axiata Smart Manufacture, sebuah solusi digital untuk mendorong penerapan digitalisasi di sektor manufaktur melalui produk solusi.

XL Axiata Smart Manufacture bekerja dengan mendigitalisasikan aset seperti mesin, sensor, PLC, robot, dan motor dari industri manufaktur. Data-data yang dihasilkan ditangkap, dikirim, divisualisasikan, dan dianalisis lebih lanjut melalui suatu dashboard.

"Solusi digital ini menawarkan manfaat berupa peningkatan efisiensi operasional, peningkatan nilai tambah, dan peningkatan kualitas produk. Tentu saja, penerapan solusi ini akan meningkatkan kinerja perusahaan dan daya saing perusahaan manufaktur," kata Chief Enterprise Business Officer XL Axiata Feby Sallyanto melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/5).

XL Axiata Smart Manufacture diklaim sebagai solusi digital yang bermanfaat untuk mengakselerasi proses digitalisasi di industri manufaktur Indonesia. Solusi dengan teknologi Internet of Things (IoT) tersebut menawarkan manfaat berupa peningkatan efisiensi operasional, peningkatan nilai tambah, dan peningkatan kualitas produk.

"Tentu saja, penerapan solusi ini akan meningkatkan kinerja perusahaan dan daya saing suatu perusahaan manufaktur," ungkap Feby.

Menurut Feby, dulu perangkat keras yang digunakan di mesin industri masih terikat dengan perangkat lunaknya sehingga sulit untuk didigitalisasi. Saat ini, dengan adanya protokol yang terstandarisasi pada hampir semua produsen perangkat keras, serta solusi XL Axiata Smart Manufacture yang dapat menangkap dan mengolah data, sehingga dapat membantu digitalisasi di sektor manufaktur lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

"Salah satu perusahaan manufaktur yang mengimplementasikan solusi XL Axiata Smart Manufacture adalah PT Kobelindo Compressors. Perusahaan ini melakukan transformasi digital dengan memanfaatkan Teknologi IoT untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis data kinerja kompresor," ujar dia.

Data yang dihasilkan kemudian akan disajikan untuk memberikan masukan dan pengingat kepada user perihal detail kinerja mesin mereka secara real-time. Kumpulan data-data yang disimpan di cloud XL Axiata akan dianalisa untuk memberikan rencana pemeliharaan mesin di waktu yang tepat sehingga kinerja mesin menjadi lebih optimal.

"Solusi XL Axiata Smart Manufacture yang terus berkembang untuk kebutuhan pelanggan merupakan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan Kobelindo sehingga dapat meningkatkan daya saingnya di pasar global," kata Feby.

Kobelindo merupakan distributor tunggal kompresor udara merek Kobelco di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan berbagai macam kompresor udara, termasuk kompresor ulir, kompresor sekrup, dan kompresor piston.

"Kobelindo juga menawarkan layanan purna jual, seperti pemeliharaan, perbaikan, dan suku cadang. Perusahaan ini melayani berbagai macam industri, termasuk manufaktur, pertambangan, dan energi," terangnya.

Dengan penerapan XL Axiata Smart Manufacture, Kobelindo memperoleh manfaat berupa kemampuan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah pada kompresor secara lebih cepat dan akurat, sehingga dapat mencegah downtime dan meningkatkan produktivitas.

Selain itu, perusahaan bisa mengoptimalkan penggunaan energi dan bahan baku, sehingga dapat menghemat biaya produksi. Kobelindo juga mampu meningkatkan kualitas produk dan relasi dengan pelanggan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.