Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Banjir di Kabupaten Serang Tak Kunjung Surut

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Banjir di Kabupaten Serang Tak Kunjung Surut Doc: ANTARA//Desi Purnama Sari
Ket. Banjir di Kampung Pinggir Rawa, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (4/5/2024).

Serang - Banjir di Kabupaten Serang, Banten hingga kini tidak kunjung surut, beberapa di antaranya di Kampung Pinggir Rawa, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande.

Berdasarkan pemantauan di lokasi Sabtu sekitar pukul pukul 17:00 sampai dengan 18:00 WIB banjir masih merendam permukiman warga dengan ketinggian variatif mulai dari 30 cm hingga 1 meter.

Salah seorang warga, Jubaedah, di Serang, Banten, Sabtu, mengatakan banjir mulai lagi masuk ke permukiman warga pada Jumat (3/5) pagi setelah surut pada minggu lalu.

"Pada Sabtu, minggu lalu juga banjir tetapi sempat surut, pas hujan gede lagi hari Kamis nah Jumat pagi sekitar jam 08:00 WIB mulai banjir lagi. Air mulai masuk ke rumah," katanya.

Persoalan banjir memang sering terjadi di wilayahnya tersebut, apalagi ketika daerah hulunya di Bogor diguyur hujan deras.

Selain itu, ia mengaku jika banjir yang terjadi saat ini dinilai cukup parah bahkan sampai saat ini belum surut. Ia pun terpaksa tetap bertahan di rumah lantaran ingin menjaga barang-barang di rumahnya.

"Nggak ngungsi, bertahan di rumah aja, tetapi kalau malam airnya naik lagi rencananya mau ngungsi ke mushola," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan warga lainnya, Musromi yang memilih tetap bertahan di rumahnya karena khawatir dengan barang-barangnya.

"Bertahan aja dulu di rumah, kami berharap segera surut, alhamdulilah bantuan sudah ada, dari ibu Lurah tadi nasi bungkus," katanya.

Sementara itu berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Serang banjir juga masih terjadi di Kecamatan Jawilan, Kopo dan Cikande. Selain permukiman warga banjir juga merendam kawasan persawahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.