Banjir Bandang dan Longsor Terjang 5 Kabupaten di Sulawesi Selatan
Minggu, 05 Mei 2024, 09:20 WIBMAKASSAR - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang lima kabupaten yaitu Luwu, Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Sinjay, pada Jumat (3/5) dini hari.
"Sebelum saya memberikan sambutan, mohon berkenan kepada kita semua untuk mendoakan saudara-saudara kita di Luwu, Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Sinjai, yang mendapatkan cobaan bencana banjir dan tanah longsor," ucapnya saat menghadiri peringatan Hari Jadi Luwu Timur, Jumat.
Di Kabupaten Luwu, tujuh warga dilaporkan meninggal dunia. Sementara di Kabupaten Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Sinjai, meski tidak ada korban meninggal dunia, tetapi ribuan warga terdampak. Akses jalan juga dilaporkan terputus.
Data tujuh warga yang meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu yakni Rumpak (97 tahun), Jatima (55 tahun), Rima (84 tahun), Muhammad Misdar (29 tahun), Mawi (57 tahun), Sukma (9 tahun), dan Kapila (84 tahun).
"Di Luwu, laporan yang saya dapatkan sampai saat ini ada tujuh orang yang meninggal. Oleh karenanya saya memohon keridhoan semua untuk mendoakan dan semoga diberikan kekuatan dan kemudahan untuk melalui semua ini," ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel,Bahtiar menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.
Ia pun telah menginstruksikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk turun langsung melakukan penanganan, termasuk koordinasi dengan pemerintah setempat dan jajaran Forkopimda.
"Atas nama pemprov dan masyarakat Sulsel kami menyampaikan turut berduka cita atas apa yang menimpa saudara-saudara kita," ucap Bahtiar.
Berdasarkan data yang diterima, banjir dan tanah longsor pada empat daerah ini mengakibatkan rusaknya beberapa infrastruktur jalan, jembatan, sertabeberapa rumah hanyut. Selain itu lahan pertanian dan kebun, serta empang terendam banjir.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Tagana, dan personel lainnya sudah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Darurat DBD Sri Lanka: Baju Sekolah Anak Kini Harus Tertutup dari Nyamuk
-
26 Penumpang KM Sumber Rezeki Terombang-ambing di Pulau Lancang, Tim Sar Merapat
-
Pemprov Jatim Dorong KH Yusuf Hasyim Dapat Gelar Pahlawan Nasional
-
Rayakan HUT Klaten, Ribuan Orang Tumpah Ruah Ikuti Tradisi Memet Ikan
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Bandara Kertajati Ditargetkan Jadi Pusat Pemeliharaan, Perbaikan, dan Operasi di Tahun Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.