Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Raih Penghargaan

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 04:40 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Raih Penghargaan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Pemkot Bogor menerima penghargaan pada lomba Video Kegiatan Penanggulangan TBC tingkat Nasional yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

JAKARTA - Dalam rangka penanggulangan TBC, Kementerian Kesehatan menyelenggarakan lomba video. Pemkot Bogor meraih dua penghargaan dari Kemenkes dalam lomba video tersebut. Video berisi kegiatan penanganan TBC.

Puskesmas Gang Kelor, Kota Bogor berhasil meraih peringkat satu. Penghargaan kedua diraih Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor yang menyabet peringkat ketiga dalam kategori lomba yang sama.

Penghargaan diserahkan perwakilan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes kepada Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kamis (2/5). Lomba Video Kegiatan Hari Tuberkulosis Sedunia ini digelar bertepatan dengan Peringatan Hari TBC Sedunia yang diperingati setiap tanggal 24 Maret.

Lomba Video Kegiatan diikuti Dinas Kesehatan dan Fasilitas Layanan Kesehatan. Ini sebagai salah satu bentuk menyemarakkan Hari Tuberkulosis Sedunia. "Lomba bertujuan menyebarluaskan informasi terkait TBC kepada masyarakat," jelas Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, seperti dimuat kotabogor.go.id,Jumat (3/5).

Dinkes dan seluruh Puskesmas Kota Bogor turut berpartisipasi dalam lomba yang diadakan Kemenkes bertemakan tentang Gerakan Indonesia Akhiri TBC. "Kota Bogor meraih dua prestasi sekaligus dikarenakan telah memenuhi seluruh aspek penilaian lomba," tambah Sri Nowo.

Aspek penilaian adalah kesesuaian karya dengan tema, kreativitas dalam memvisualisasikan dan mendeskripsikan tema. Kemudian, validitas informasi yang disampaikan, keunikan karya, orisinalitas karya, pesan dan inti karya.

Semua disampaikan dalam alur, dokumentasi atau ilustrasi terbaru. Karya juga inspiratif dan kreatif. Dengan keikutsertaan Dinkes dan Puskesmas Kota Bogor diharapkan dapat membantu meningkatkan rasa kepemilikan atas Hari Tuberkulosis Sedunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.