- Home
-
- Luar Negeri
-
- Polisi Thailand Gerebek Op...
Polisi Thailand Gerebek Operasi Penambangan Bitcoin Ilegal
Jumat, 03 Mei 2024, 13:11 WIBBANGKOK - Polisi Thailand menggerebek operasi penambangan bitcoin ilegal besar-besaran di negara tersebut, menyita peralatan senilai hampir 2 juta dollar AS, kata petugas pada Jumat (3/5).
Listrik dalam jumlah besar diperlukan untuk menggerakkan peternakan komputer besar yang menambang mata uang kripto seperti bitcoin, sehingga menimbulkan kritik keras atas dampaknya terhadap iklim.
Polisi pada hari Rabu (1/5) menyerbu sebuah pabrik es bekas di kota Samut Sakhon bagian barat setelah mendapat informasi tentang tingginya penggunaan listrik yang mencurigakan.
"Kami menemukan hingga 690 unit (penambangan bitcoin)," kata kepala Polisi Kota Samut Sakhon Pichetpong Changkaikhon kepada AFP, yang bernilai sekitar 1,9 juta dollar AS (69 juta baht).
Barang-barang lain yang disita termasuk trafo listrik, laptop, dan kabel aluminium.
Seorang warga negara Myanmar ditangkap di lokasi dan polisi masih menyelidiki sejumlah tokoh, termasuk pemilik pabrik dan penyewa properti.
Pichetpong mengatakan ada penggerebekan lain yang menargetkan penambangan bitcoin di kota tersebut, tetapi tidak ada penggerebekan sebesar ini di satu lokasi.
"Ada tempat lain yang juga digerebek karena penambangan bitcoin ilegal, namun kami hanya menemukan 40 hingga 50 unit penambangan bitcoin," ujarnya.
Pekan lalu, petugas dari Divisi Pemberantasan Kejahatan Teknologi menggerebek dua lokasi - bagian dari kuil Tiongkok di Ratchaburi dan sebuah gudang di Samut Songkhram - di mana masing-masing 187 dan 465 mesin penambangan bitcoin disita, senilai sekitar 5 juta dollar AS.
Penambangan bitcoin ilegal sedang marak di Thailand tetapi membutuhkan listrik dalam jumlah besar, dan polisi sering kali mendapat informasi mengenai aktivitas tersebut melalui lonjakan listrik yang besar.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Bitcoin Gagal Tembus 80.000 Dollar AS, Investor Kini Menanti Sinyal Besar dari ETF dan The Fed
-
Waspada Gelombang Tinggi Selat Bali! ASDP Buka-Bukaan Soal Penundaan Kapal dan Nasib Tiket
-
Dukung Ketahanan Energi, Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026
-
Musim Kemarau, Petani Cabai di Lebak Raup Keuntungan Puluhan Juta
-
40 Tahun Kahitna, Yovie Widianto Sebut Kesetiaan Soulmate Jadi Kunci Perjalanan Panjang
-
Terdampak Kekeringan, Cilacap Distribusikan 232 Tangki Air Bersih ke 29 Desa
-
Dokter: Rutin Olahraga pada Usia 40 Tahun Bisa Turunkan Risiko Jantung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.