Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberontak Myanmar Diduga Culik 10 Nelayan Bangladesh

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberontak Myanmar Diduga Culik 10 Nelayan Bangladesh Doc: Dhakatribune.net
Ket. Ilustrasi - Nelayan Bangladesh sedang beraktivitas.

DHAKA - Kelompok pemberontak Myanmar, Tentara Arakan, diduga menculik 10 nelayan Bangladesh dari perbatasan tenggara Ukhiya dengan Myanmar.

"Para nelayan diculik dari Persatuan Palangkhali (dewan desa) di Subdistrik Ukhiya ketika mereka sedang memancing di saluran lintas batas Sungai Naf di perbatasan," kata ketua dewan desa M. Gafuruddin Chowdhury kepada Anadolu pada Kamis (2/5).

"Tentara Arakan menguasai wilayah perbatasan tersebut setelah berhasil menguasai polisi perbatasan Myanmar, yang melarikan diri ke Bangladesh," ujar seorang pejabat Persatuan Palangkhali, menambahkan.

Pembicaraan dengan pemberontak terus dilakukan untuk menyelamatkan para korban Bangladesh.

"Sejak penculikan terjadi di daerah perbatasan, hal ini dilaporkan ke pasukan perbatasan Bangladesh dan (aparat) tingkat tertinggi untuk menyelamatkan mereka," kata pejabat itu.

Sebelumnya, Bangladesh memulangkan 618 tentara Myanmar dan pejabat lainnya yang melintasi perbatasan untuk mencari perlindungan di negara tetangga, di tengah konflik antara militer Myanmar dan kelompok pemberontak di negara yang dikuasai junta tersebut.

Polisi perbatasan Myanmar mulai melarikan diri ke Bangladesh pada Februari lalu ketika konflik meningkat antara pasukan junta dan Tentara Arakan serta kelompok pemberontak lainnya di negara Asia Tenggara itu.

Konflik juga telah mendorong Muslim Rohingya yang teraniaya untuk mencoba menyeberang ke Distrik Cox's Bazar di Bangladesh, tempat sekitar 1,2 juta pengungsi Rohingya mengungsi sejak melarikan diri dari tindakan keras pasukan keamanan Myanmar pada Agustus 2017.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.