Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Mewaspadai Cuaca Ekstrem Berupa Hujan Disertai Petir

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diminta Mewaspadai Cuaca Ekstrem Berupa Hujan Disertai Petir Doc: ANTARA/Dedhez Anggara
Ket. Ilustrasi - Hujan lebat disertai petir melanda kawasan permukiman nelayan.

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya meminta warga setempat agar mewaspadai cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir.

"Warga agar waspada dan selalu berhati-hati saat hujan disertai petir," kata Kepala Pelaksana BPBK Aceh JayaFajri, di Aceh Jaya, Rabu.

Untuk diketahui, sebanyak 17 sapi warga Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya mati diduga akibat disambar petir pada Selasa (30/4) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Ada sebanyak 17 sapi warga Desa Ligan mati akibat tersambar petir pada sore hari," ujarnya.

Dia mengatakan, sesuai perkiraan cuaca, hingga beberapa hari ke depan Aceh Jaya bakal dilanda cuaca ekstrem berupa hujan disertaipetir. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan berhati-hati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya T Mufizar menyampaikan bahwa 17 sapi yang mati disambar petir tersebut merupakan milik tiga warga, yaitu Hasbi sebanyak enam ekor, Suherman lima ekor, dan Rusli enam ekor.

Dia berpesan warga agar lebih waspada mengingat cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Pemilik ternak juga diharapkan mengandangkan ternaknyajika hujan mulai turun.

"Pemilik ternakharus menjaga ternaknya agar tepat waktu dikandangkan karena cuaca saat ini sedang tidak bersahabat," katanya.

Dia menjelaskan, Pemkab Aceh Jaya akan terus berupaya membantu untuk meringankan para peternak, apalagi ini juga masuk dalam kategori musibah.

"Informasi yang kami dapatkan ternak tersebut disambar petir saat hendak pulang ke kandangnya yang berada di area perdesaan," demikian T Mufizar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.