Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mimo Label Berbagi Kiat Memulai Bisnis untuk Para Ibu

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 20:23 WIB | Oleh:
Mimo Label Berbagi Kiat Memulai Bisnis untuk Para Ibu Doc: istimewa
Ket. Yunita, Mimo Label

JAKARTA - Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus membuktikan peran strategisnya dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Stellar Women dan Boston Consulting Group (BCG) tahun 2024, sebanyak 64,5 persen UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan.

Data tersebut juga menyebutkan bahwa nilai UMKM yang dikelola oleh perempuan diperkirakan akan mencapai sekitar 135 miliar dollar AS pada 2025. Angka yang mengesankan ini menegaskan peran yang sangat penting dari perempuan dalam mengelola bisnis dan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan.

"Kontribusi mereka tidak hanya signifikan dalam skala nasional, tetapi juga memiliki dampak positif yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Melihat peluang bisnis yang dimulai dan dipimpin oleh perempuan di Indonesia, Ninja Xpress mendukung lahir dan berkembangnya para pelaku bisnis termasuk perempuan.

Ninja Xpress melihat strategi khusus dibutuhkan sehingga para pelaku usaha dapat menjalankan bisnisnya dengan lancar dan mendapat keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, Ninja Xpress bersama dengan pemiliki merek (brand owner) dengan segmentasi khusus untuk ibu hamil yang sudah berhasil memasarkan puluhan ribu baju nya dengan omzet ratusan juta, membagikan tips memulai bisnis untuk para ibu di Indonesia.

Yunita, brand owner dari Mimo Label, memulai bisnisnya pada tahun 2018. Sekitar 6 tahun perjalan bisnisnya ia menemui banyak hal. Menurutnya terdapat lima poin utama yang perlu diketahui untuk memulai dan mempertahankan bisnisnya.

Pertama pastikan Memiliki Time Management yang baik. Bagi seorang pebisnis, manajemen waktu merupakan salah satu kunci kesuksesan. Sebagai seorang ibu, waktu dan energi seringkali terbagi antara bisnis dan keluarga.

"Sehingga untuk memulai sebuah bisnis, seorang ibu harus mampu manajemen waktu dengan baik," ujar dia melalui siaran pers (2/5).

Kedua adalah mendapatkan dukungan dari keluarga melalui komunikasi yang efektif. Hal ini karena support dari keluarga merupakan hal yang penting bagi para Ibu, untuk berkomunikasi dengan baik kepada keluarga khususnya sebelum memulai bisnis.

"Dengan mendapatkan dukungan keluarga, seorang ibu dapat menjaga semangat dan juga siap dalam menghadapi berbagai tantangan lainnya ketika memulai bisnis," imbuhnya.

Ketiga adalah melakukan riset sebelum menentukan produk yang akan dijual. Riset merupakan hal yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis. Untuk para pebisnis perempuan dapat memulai riset dengan melihat apa saja kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari dan apa saja tantangan yang dihadapi oleh setiap orang.

"Dengan demikian para pebisnis perempuan dapat menyelesaikan tantangan melalui penyediaan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan para calon pelanggan," kata Yunita.

Ia mengungkapkan, mereknya Mimo Label diawali oleh keresahan Yunita yang sedang hamil tetapi kesulitan untuk mencari pakaian perempuan yang nyaman digunakan oleh para ibu yang sedang mengandung.

"Didasari oleh adanya kebutuhan terhadap pakaian wanita hamil dan juga semangat untuk menghadirkan pakaian yang nyaman bagi para ibu di Indonesia, akhirnyabrandMimo Label berhasil menjual puluhan ribu barang dengan omset ratusan juta," ungkapnya.

Keempat adalah menentukan target konsumen. Langkah ini merupakan langkah penting sebelum memulai bisnis. Dengan memahami siapa target konsumen dapat menyesuaikan strategi pemasaran dan menjangkau pasar yang tepat, yang pada akhirnya akan membantu menghemat sumber daya dan biaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.