Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua DPRD DKI minta penanganan kawasan kumuh lewat konsep multifungsi

📅 Senin, 29 Apr 2024, 17:16 WIB | Oleh:
Ketua DPRD DKI minta penanganan kawasan kumuh lewat konsep multifungsi Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Arsip foto - Sejumlah siswa Sekolah Dasar bermain di kawasan Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Marunda, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Jakarta -- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta penanganan kawasan kumuh diselesaikan melalui konsep pengembangan multifungsi (mixed use development)."Contohnya kalau rusun pada bagian bawah difungsikan untuk pasar sedangkan bagian atas hunian," kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin.Prasetyo(Pras) menilai pengembangan produk properti dalam suatu kawasan rumah susun (rusun) mampu menuntaskan kawasan permukiman kumuh di Jakarta.Diharapkan konsep pengembanganbanyak fungsi (multifungsi) dalam satu lokasi mampu menciptakankawasan yang lebih tertata.Dia mengungkapkan, hingga kini masih banyak kawasan kumuh di Jakarta, terutama yang berada di dekat Istana Presiden dan Balai Kota DKI Jakarta.Ia mencontohkan salah satu di antara kawasan permukiman kumuh berapa di Johar Baru dan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat."Masa Daerah Khusus Jakarta satu kilometer dari Balai Kota dan satu kilometer dari istana masih ada daerah kumuh," ujarnya.Maka dari itu, dia berharap agar pemerintah provinsi DKI mampu mengusung konsep tersebut. Salah satunya yang sudah diterapkan di Rusun Pasar Rumput.Pada bagian lantai 1 dan 2, total luas 12.433 meter persegi (m2) dijadikan pasar yang memiliki 1.314 unit kios. Sedangkan di lantai 3, tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 m2.Unit hunian tersedia mulai di lantai 4 hingga 25. Luas bangunan hunian secara keseluruhan 119.325 m2 dengan jumlah hunian sebanyak 1.984 unit.Sebelumnya, PT MRT Jakarta (Perseroda) mengembangkan konsep multifungsi (mixed use) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang menjadi bagian dari rencana pengembangan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) di lokasi tersebut.

"Sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kita bangunmixed useyang di dalamnya ada kantor, hunian, dan sebagainya," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat saat konferensi pers Festival Hari MRT 2024 di Jakarta, Sabtu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.