Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2 Warga Lebak Tertimbun Galian Batu Bara, Basarnas Lakukan Evakuasi

📅 Senin, 29 Apr 2024, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
2 Warga Lebak Tertimbun Galian Batu Bara, Basarnas Lakukan Evakuasi Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra
Ket. Ilustrasi - Ilustrasi-Pekerja mengukur kandungan gas metan saat pemeliharaan lubang tambang batu bara Sawahluwung di Sawahlunto, Sumatera Barat, Kamis (7/9/2023).

LEBAK -Badan Pencarian dan Pertolongan atau SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Banten melakukan upaya evakuasi dua warga Kabupaten Lebak yang tertimbun galian batu bara pada Sabtu (27/4).

"Kita berharap kedua korban yang tertimbun galian batu bara bisa ditemukan," kata Kepala Basarnas Banten Adil Triyanto dalam keterangan tertulisnya di Lebak, Senin (29/4).

Basarnas Banten bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap dua warga Kabupaten Lebak yang tertimbun galian batu bara setelah mendapatkan informasi pada Minggu (28/4) pukul 14.02 WIB.

Saat ini timrescue Basarnas Banten dan Unit Siaga SAR Lebak tengah melakukan upaya evakuasi terhadap kedua korban tersebut.

Penambang galian batu bara yang tertimbun atas nama Rohdi (24) dan Irwan (35) di Blok Cigalugur, Desa Pamumbulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Peristiwa kecelakaan itu berawal saat korban,Rohdi, akan mengambil alat yang tertinggal di dalam galian tambang pada Sabtu (27/4) pukul 13.00 WIB. Namun setelah 1 jam di dalam galian tambang itu,korban tidak kunjung keluar dan kemudian Irwan berinisiatif untuk menyusul Rohdi.

Selanjutnyapada pukul 16.00 WIB rekan kedua korban itu menyusul ke tambang galian batu bara dan menemukan sepeda motor yang kuncinyamasih tergantung juga sendal kedua korban di mulut tambang.

Karena iturekan korban turun ke galian tambang batu bara untuk membantu pertolongan dengan melempar tambang. Namunkorban tidak berdaya ketika ditarik untuk diangkat ke atas, karena tubuh mereka sudah tertimbun longsoran dinding tambang.

"Kami bersama tim rescue berharap hari ini bisa mengangkat kedua korban warga Lebak itu," kata Adil Triyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.