Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meniti Lautan dengan Perahu Layar di Situbondo

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Meniti Lautan dengan Perahu  Layar di Situbondo Doc: antara/ Seno

Tidak banyak pantai di Indonesia yang masyarakatnya masih mengoperasikan perahu layar. Namun di Situbondo, wisatawan dapat berlayar dengan perahu layar berdesain khas yang senyap dan bebas emisi.

Situbondo dikenal sebagai ujung dari Jalan Raya Pos (De Groote Postweg). Jalan yang dibangun pada era Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels ini menghubungkan antara Anyer di Serang hingga Panarukan di kabupaten itu.

Sepanjang Jalan Daendels yang berada di sepanjang pantai utara Situbondo, memiliki beberapa pantai berpasir putih dengan ombak yang tenang. Di antara pantai-pantai yang menjadi favorit pengunjung setiap akhir pekan adalah Pantai Pasir Putih Situbondo.

Jarak pantai dengan Surabaya mencapai 189,3 kilometer. Sedangkan jarak dari pusat kota Kabupaten Situbondo mencapai 22 kilometer. Sementara itu jaraknya dengan Monumen 1.000 kilometer Anyer-Panarukan sejauh 14,8 kilometer ke arah barat.

Berada yang beberapa puluh meter dari jalan nasional tersebut, Pantai Pasir Putih Situbondo letaknya sangat strategis dan mudah diakses. Jalan ini cukup ramai menghubungkan Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan berakhir di Banyuwangi.

Masyarakat yang akan ke Pulau Bali dari arah Surabaya juga mengandalkan jalur ini. Bagi orang yang melakukan perjalanan melalui jalur jalan tersebut, sangat sayang jika tidak mampir di Pantai Pasir Putih Situbondo. Selain dekat sekali dengan jalan raya, pantai ini menawarkan berbagai aktivitas seru sehingga tidak membosankan.

Beberapa contoh aktivitas yang bisa diikuti atau dilakukan adalah menaiki perahu layar, berenang,snorkeling, menyelam (diving), serta memancing. Pada sore hari, pantai yang menghadap barat laut ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang epik, terutama jika matahari sedang berada di belahan Bumi utara.

Menaiki perahu layar merupakan salah satu yang digemari wisatawan selama di Pantai Pasir Putih Situbondo. Hal ini berbeda dengan fasilitas di berbagai pantai di Indonesia yang umumnya menggunakan perahu bermesin untuk mengajak pengunjung mengarungi lautan.

Perahu layar yang mirip dengan perahugolekanyang merupakan perahu khas asal Pulau Madura. Namun perahu ini tidak memiliki nama khusus atau sebut saja perahu layar asli Situbondo. Tidak ada juga ukuran khusus, namun panjangnya berkisar antara 6 sampai 7 meteran.

Perahu dengan lebar sempit mempunyai dua buah cadik kanan dan kiri sebagai penyeimbang. Lengan cadiknya melengkung ke atas terbuat dari kayu yang kuat. Sedangkan bagian cadik yang mengapung atau menyentuh air terbuat dari bambu berdiameter sangat besar antara 15 sampai 25 sentimeter yang didatangkan dari Pasuruan dan Malang. Hal ini karena Situbondo sendiri tidak memiliki bambu dengan ukuran sebesar itu.

Seperti perahu khas Jawa Timur umumnya, ujung depannya meruncing ke atas. Selain untuk mencegah air masuk, bentuk ini menambah estetika perahu saat dilihat. Sedangkan layarnya berbentuklateenataulatin-rig(layar segitiga).

Tiang utamanya yang hanya satu ditancapkan di bagian haluan perahu. Sedangkan layarnya dibuat warna-warna hingga setiap perahu hampir memiliki warna dan komposisinya sendiri-sendiri yang terlihat unik.

Perahu tersebut oleh masyarakat sekitar digunakan sebagai sumber mata pencaharian terutama untuk mencari ikan. Tingginya dunia pariwisata di pesisir pantai Situbondo menjadikan beberapa perahu dibuat atau digunakan untuk melayani kegiatan wisata.

Cara mengemudikannya perahu layar Situbondo tergolong unik dengan menggerakkan kemudi yang bisa dipindahkan posisinya dari kanan ke kiri perahu atau sebaliknya, tergantung dari arah angin dan arus air laut. Perahu ini umumnya hanya dikemudikan satu orang saja sebagai awak yang merangkap sekaligus pengemudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.