Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelompok Houthi Akui Serang Kapal Tanker Inggris, Tembak Jatuh Drone AS

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok Houthi Akui Serang Kapal Tanker Inggris, Tembak Jatuh Drone AS Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip - Houthi membajak sebuah kapal milik sebuah perusahaan Israel di Laut Merah.

MOSKOW - Gerakan Ansar Allah (Houthi) di Yaman utara mengatakan anggotanya menyerang kapal tanker Inggris Andromeda Star di Laut Merah dengan rudal anti kapal dan menembak jatuh pesawat nirawak (drone) MQ-9 Reaper Amerika Serikat.

"Angkatan Laut Yaman..menyerang kapal minyak Inggris Andromeda Star di Laut Merah dengan beberapa..rudal anti kapal, yang mengenainya langsung...Pasukan Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata Yaman juga berhasil menembak jatuh pesawat nirawak MQ-9 AS di wilayah udara provinsi Saada," tulis juru bicara militer Houthi Yahya Saria di Telegram.

Saria mengatakan Houthi akan terus melakukan operasi militer sampai "blokade (di Jalur Gaza oleh Israel) dihentikan" dan hingga "agresi terhadap warga Palestina" di Gaza berhenti.

Pada Kamis, pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi mengatakan dalam 202 hari pertempuran di Jalur Gaza, mereka telah menyerang 102 kapal yang berkaitan dengan Israel, dan pelabuhan Eilat Israel telah berhenti berfungsi karena serangan terus-menerus.

Setelah dimulainya operasi militer terhadap warga Palestina di Jalur Gaza pada Oktober 2023, Houthi mengatakan mereka akan menggunakan segala cara untuk mencegah perjalanan kapal-kapal yang terkait dengan Israel melalui Laut Merah dan Laut Arab, serta kapal-kapal lain menuju pelabuhannya, sampai Israel mengakhiri blokade dan peperangan di Gaza.

Sementara itu, pejabat militer Amerika Serikat mengonfirmasi kepada CBS News bahwa pesawat nirawak MQ-9 Angkatan Udara AS jatuh di Yaman pada Jumat.

Houthi telah melakukan serangkaian serangan pada kapal komersial maupun militer di kawasan selama berbulan-bulan, sebagai tanggapan atas operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Serangan itu memicu AS membentuk koalisi multinasional untuk melindungi pelayaran di kawasan itu, serta menyerang target-target Houthi di daratan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.