Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ke Depan, Sosialisasi Mudik Gratis Harus Lebih Masif Lagi

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 14:56 WIB | Oleh:
Ke Depan, Sosialisasi Mudik Gratis Harus Lebih Masif Lagi Doc: Istimewa.
Ket. Direktur Utama DLU, Erwin H. Poedjono (tengah).

JAKARTA - Sebagai salah satu operator kapal yang berpartisipasi dalam Angkutan Laut (Angleb) 2024 kemarin, PT Dharma Lautan Utama (DRU) mengapresiasi kelancaran ini yang telah diupayakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla). Meski demikian, DRU memberikan beberapa masukan.

Menurut Direktur Utama DLU, Erwin H Poedjono, pihaknya ikut berperan serta dalam kesuksesan angkutan laut lebaran kali ini, baik saat arus mudik maupun balik.

"Walaupun demikian kami melihat masih ada beberapa evaluasi untuk pelaksanaan di tahun mendatang. Evaluasi yang menurutnya perlu dilakukan di antaranya terkait dengan sosialisasi mudik gratis, agar lebih masif lagi," kata Erwin di Jakarta, Jumat (26/4).

Dia menambahkan begitu juga pengaturan dimulainya waktu keberangkatan mudik angleb juga bisa lebih dimajukan. Bila biasanya 15 hari sebelum lebaran, maka bisa dimajukan menjadi 21 hari sebelum Hari Raya tiba.

Karenanya, kata Erwin, hal ini bisa membantu mengurai kepadatan saat di pelabuhan. Dalam mengantisipasi itu, pihaknya menawarkan promo menarik bagi pengguna jasa yang mudik jauh hari sebelum lebaran.

"Melalui e ticketing, pembelian tiket jauh hari sebelum keberangkatan maka akan mendapatkan diskon besar. Makin mendekati hari H maka harga tiket akan dijual harga normal," katanya.

Erwin menambahkan pihaknya mendukung penuh pemerintah dalam menjalankan kapal baik komersil maupun perintis. Tak hanya di musim angleb saja, DLU melalui anak usahanya juga mendukung angkutan keperintisan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Di mana pihaknya aktif membantu sehari-hari apalagi dalam situasi angkutan lebaran.

"Kami berharap ke depannya angkutan laut lebaran akan semakin baik dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran serta kenyamanan penumpang," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.