Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Menggembirakan, Guru Besar UGM Sebut Tanaman Pegagan Potensial Perbaiki Daya Ingat

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 01:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Menggembirakan, Guru Besar UGM Sebut Tanaman Pegagan Potensial Perbaiki Daya Ingat Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. Anggota kelompok wanita tani (KWT) menanam daun pegagan (Centella asiatica) untuk diolah menjadi sejumlah camilan di Edufarm Malakasari di Jakarta, Minggu (10/12/2023).

Yogyakarta - Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada Prof Dwi Cahyani Ratna Sari mengatakan tanaman Centella asiatica atau lebih dikenal sebagai Pegagan mampu memperbaiki daya ingat manusia.

"Secara umum, Pegagan ini juga memperbaiki memori spasial pascastres melalui efek ansiolitik, dan kemampuannya dalam meningkatkan sintesis neurotransmitter, terutama dopamin, yang mendukung proses konsolidasi memori," katanya dalam keterangan di Yogyakarta, Kamis.

Dia menyampaikan salah satu terapi yang sedang dikembangkan untuk mengatasi defisit memori di hipokampus adalah tumbuh Centella asiaticaatau dikenal sebagai Pegagan.

Senyawa aktif Pegagan, menurut dia, seperti asam asiatik dan asiatikosida, diyakini dapat menembus sawar darah-otak, memengaruhi permeabilitas glukokortikoid, dan meningkatkan influx ion kalsium, yang kemungkinan memperbaiki proses daya ingat dengan mengoptimalkan fungsi neuron di hipokampus.

Dia menuturkan hipokampus, sebagai struktur otak yang berukuran 5 cm, menarik perhatian karena fungsinya sebagai pusat penting pembelajaran, konsolidasi memori, dan fungsi pemetaan kognitif.

Dia menjelaskan hipokampus rentan mengalami stres sehingga pengaruh stres berkepanjangan pada hipokampus menjadi perhatian utama pada bidang neurosains dan kesehatan mental.

Di tempat itu, memori jangka pendek dapat diolah menjadi ingatan jangka panjang dan disimpan pada korteks serebri melalui proses plastisitas sinaptik.

Dwi Cahyani berharap, muncul penelitian lebih lanjut dapat mengonfirmasi jalur kaskade Pegagan dan titik tangkapnya di hipokampus.

"Hipokampus menjadi pusat untuk mengingat yang terdapat banyak neuron di dalamnya. Di sana, memori jangka pendek dapat diolah menjadi ingatan jangka panjang dan disimpan pada korteks serebri melalui proses plastisitas sinaptik," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.