Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program CSR CIMB Niaga Fokus Atasi Gizi Buruk dan Penanganan Stunting

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 09:50 WIB | Oleh:
Program CSR CIMB Niaga Fokus Atasi Gizi Buruk dan Penanganan Stunting Doc: istimewa
Ket. Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi (kedua kiri) berbincang bersama Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal, Fransiska Oei, Head of Marketing, Brand and Customer Experience , Muhamad Andjar Firdaus (kanan) dan Corporate Communications Head Hery Kurniawan di sela-sela acara Halalbihalal dan Silaturahmi Media di Jakarta, Rabu (24/4)

JAKARTA- PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) pada 2024 lebih fokus pada upaya mengatasi gizi buruk dan penanganan stunting. Hal itu disampaikan Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei saat halal bihalal dan silaturahmi bersama media di Jakarta, Rabu (24/4).

Fransiska mengatakan CIMB Niaga dalam kegiatan CSR tahun ini fokus membantu Pemerintah mengatasi masalah gizi buruk sebagai upaya mencegah stunting di Indonesia. Hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya menghapuskan semua bentuk kekurangan gizi pada 2030.

Program yang berlangsung tiga tahun itu difokuskan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menggandeng United Nations Children's Fund (UNICEF).

"Permasalahan gizi buruk dan stunting merupakan tantangan yang harus dihadapi secara gotong royong. Karena itu, dalam program ini CIMB Niaga berkolaborasi dengan UNICEF serta juga memberikan kesempatan kepada masyarakat dan nasabah, termasuk rekan-rekan jurnalis yang ingin berkontribusi dengan berdonasi melalui Rekening CIMB Niaga Peduli. Dengan upaya bersama ini, kami berharap program dapat berdampak positif untuk mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia," kata Fransiska.

Selain bersama UNICEF, CIMB Niaga melalui Unit Usaha Syariah (CIMB Niaga Syariah) juga telah mencanangkan progam Pengentasan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Kompas Gramedia Group.

"Terima kasih atas dukungan rekan-rekan media dan nasabah yang telah berkontribusi dalam program ini. Kami berharap semua program yang kami inisiasi dan melibatkan berbagai stakeholders dapat berjalan dengan baik untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia," ujar Fransiska.

Media massa katanya merupakan mitra strategis yang sangat penting, selain untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, media juga berkontribusi bersama CIMB Niaga untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

"Tentu tak hanya dengan meliput pemberitaan saja, kami juga selalu mengajak media agar terlibat dengan program corporate social responsibility (CSR) dan sustainability CIMB Niaga, sehingga bisa mendapatkan pengalaman berharga (life experience) dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan," ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi, dan para senior leaders CIMB Niaga lainnya.

Noviady Wahyudi dalam kesempatan itu mengapresiasi kehadiran dan kerja sama para jurnalis media massa yang telah membantu membangun literasi keuangan masyarakat melalui penyajian berita perbankan dan keuangan yang akurat dan berimbang. Hal itu katanya sejalan dengan fungsi pers sebagai media informasi dan edukasi publik.

"Terima kasih atas dukungan dan masukan konstruktif yang terus diberikan oleh rekan-rekan jurnalis kepada CIMB Niaga, sehingga kami semakin memahami kebutuhan nasabah dan dapat menghadirkan produk yang relevan serta layanan yang optimal. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin antara CIMB Niaga dan rekan-rekan media massa dapat terus ditingkatkan," kata Noviady.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.