Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter Ingatkan para Orang Tua: Sikap Cuek Merupakan Salah Satu Tanda Autisme pada Anak

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter Ingatkan para Orang Tua: Sikap Cuek Merupakan Salah Satu Tanda Autisme pada Anak Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Seorang anak autis sedang belajar matematika di Pusat Terapi dan Sekolah Khusus Autisme SmartKid, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Jakarta - Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) dr Mahar Mardjono Jakarta dr Roy Amardiyanto mengatakan sikap cuek dan tidak memperhatikan orang tuanya merupakan salah satu pertanda gangguan spektrum autisme pada anak.

Dalam diskusi mengenai autisme pada anak yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu, Roy mengatakan tanda tersebut bisa dijumpai sejak anak memasuki usia enam hingga delapan bulan.

"Biasanya anak yang memiliki gangguan spektrum autisme, anak-anak kecil umur 6, 7, 8 bulan diajakin main cuek saja, dianggak merhatiinyang merawatnya. Biasanya kan anak umur 6 bulan, 7 bulan saat dipanggil nama atau main cilukba saja dia langsung ketawa dan mencari, tetapi anak ini cuekbanget," katanya.

Selain cuek, Roy menyebutkan gangguan perkembangan lainnya juga bisa terjadi pada anak dengan gangguan spektrum autisme, seperti belum adanya kata-kata spesifik seperti "mama" atau "papa" pada anak usia lebih dari satu tahun.

"Biasanya anak yang normal kalau minta sesuatu, akan bicara 'ah ah' (isyarat) begitu. Nah pada anak dengan gangguan spektrum autisme ini belum bisa, mau sampai usia dua tahun pun biasanya belum bisa. Pasti keluar,narik-nariksaja, tetapi sambilnangis," ujarnya.

Pada anak yang lebih besar, ujar Roy, tanda gangguan spektrum autisme berupa cuek bisa muncul kembali dengan tidak dihiraukannya orang tua atau pengasuh saat mengalihkan perhatian anak.

"Biasanya kalau diajakngobrolsesuatu yang di luar dari minatnya, biasanya dianggakakan bisasebutin. Misalnya, anak ini minatnya suka kapal terbang, sibuknyangomongkapal terbang saja. Kalau dialihkan dengan misalnya sepeda, biasanya dia akanngomongkapal terbang lagi," katanya.

Untuk itu, Roy mengajak para orang tua untuk membawa anak dengan gangguan spektrum autisme ke dokter anak ataupun dokter saraf anak, agar anak mendapatkan penanganan yang tepat, sehingga bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana anak yang lain.

Senada dengan Roy, Ketua Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND) Dante Rigmalia menekankan peran serta keluarga dalam membantu perkembangan anak dengan gangguan spektrum autisme.

"Penanganan pertama untuk autis adalah harus mengetahui sejak awal kondisi keautisannya seperti apa, dari identifikasi dan asesmen yang dilakukan oleh ahli itu akan dijadikan bahan untuk pembelajaran bagi teman-teman autis. Kalau program pembelajaran didasarkan atas identifikasi akan tepat dan akan sesuai," tutur Dante.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Banjir Rob Mengintai Pesisi...

TNI dan ADF Gelar Latihan Operasi Amfibi

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
TNI dan ADF Gelar Latihan O...
Daerah
Eksplorasi Mata Air dari Su...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.