Peneliti BRIN Ungkap Penyebab Emisi Gas Gunung Ruang Menyebar ke Seluruh Wilayah Indonesia
Rabu, 24 Apr 2024, 00:17 WIBJakarta - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawanmengungkapkan letusan Gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulut menghasilkan semburan lava pijar dan melepaskan gas sulfur dioksida (SO2) yang menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.
Eddy Hermawanyang Peneliti Iklim dan Atmosfer BRIN itusaat dihubungi di Jakarta, Selasa, mengatakan siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra dan Dipol Samudera Hindia (IOD) yang mulai negatif membantu penyebaran gas sulfur dioksida tersebut.
"Hujan yang terjadi saat ini tak ada kaitan dengan sebaran gas sulfur dioksida akibat letusan Gunung Ruang," ujarnya.
Ia mengatakan pusaran angin di barat laut Pulau Sumatra itu telah menarik uap air dari Australia dan Laut Pasifik. Gas sulfur dioksida yang keluar dari kawah Gunung Ruang juga ikut tersebar seiring dengan adanya siklon tropis.
Menurut dia, uap air (termasuk gas) seharusnya bergerak ke belahan Bumi utara karena pusat tekanan rendah saat ini ada di utara.
"Erupsi tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar. Hujan yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata dia.
Dia menerangkan gas sulfur dioksida yang menyebar akibat letusan Gunung Ruang tak menimbulkan hujan asam seperti yang ramai dibicarakan publik di media sosial.
Letusan Gunung Ruang tertinggi tercatat mencapai tiga kilometer pada Rabu (17/4), pukul 20.15 Wita.
"Hati-hati dalam mendefinisikan hujan asam, ketika diukur PH harus di atas 7. Jadi, selama belum ada pengukuran yangrealiblesebaiknya harus hati-hati," kataEddy.
- Indonesia
- Peneliti
- Penyebab
- Menyebar
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
- emisi
- BRIN
- Gunung Ruang
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Champions: Thibaut Courtois Tampil Gemilang, Real Madrid Susah Payah Kalahkan Inter Milan 2-1
-
QRIS Makin Ngetren, Pengguna di Jateng Tembus 9,08 Juta
-
Perum Bulog Sultra Serap Gabah Petani Capai 11.200 Ton hingga Agustus 2026
-
Cari Rumah Murah? Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Hunian Mulai Rp380 Juta
-
Bukan Sekadar Bumbu Tempe! Kemendikti Ungkap Alasan Ragi Tempe Harus Dilindungi
-
IHCBS 2026 Bidik Produktivitas SDM Berbasis AI
-
Kemarau Makin Parah! 45 Desa di Purwakarta Kesulitan Dapat Air Bersih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.