Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti BRIN Ungkap Penyebab Emisi Gas Gunung Ruang Menyebar ke Seluruh Wilayah Indonesia

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peneliti BRIN Ungkap Penyebab Emisi Gas Gunung Ruang Menyebar ke Seluruh Wilayah Indonesia Doc: ANTARA/Nancy L Tigauw
Ket. Gunung Ruang mengeluarkan abu vulkanik di Sitaro, Minggu (21/4/2024).

Jakarta - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawanmengungkapkan letusan Gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulut menghasilkan semburan lava pijar dan melepaskan gas sulfur dioksida (SO2) yang menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.

Eddy Hermawanyang Peneliti Iklim dan Atmosfer BRIN itusaat dihubungi di Jakarta, Selasa, mengatakan siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra dan Dipol Samudera Hindia (IOD) yang mulai negatif membantu penyebaran gas sulfur dioksida tersebut.

"Hujan yang terjadi saat ini tak ada kaitan dengan sebaran gas sulfur dioksida akibat letusan Gunung Ruang," ujarnya.

Ia mengatakan pusaran angin di barat laut Pulau Sumatra itu telah menarik uap air dari Australia dan Laut Pasifik. Gas sulfur dioksida yang keluar dari kawah Gunung Ruang juga ikut tersebar seiring dengan adanya siklon tropis.

Menurut dia, uap air (termasuk gas) seharusnya bergerak ke belahan Bumi utara karena pusat tekanan rendah saat ini ada di utara.

"Erupsi tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar. Hujan yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata dia.

Dia menerangkan gas sulfur dioksida yang menyebar akibat letusan Gunung Ruang tak menimbulkan hujan asam seperti yang ramai dibicarakan publik di media sosial.

Letusan Gunung Ruang tertinggi tercatat mencapai tiga kilometer pada Rabu (17/4), pukul 20.15 Wita.

"Hati-hati dalam mendefinisikan hujan asam, ketika diukur PH harus di atas 7. Jadi, selama belum ada pengukuran yangrealiblesebaiknya harus hati-hati," kataEddy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.