Pembangunan Hunian di IKN Dipercepat
Rabu, 24 Apr 2024, 03:33 WIBJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan mempercepat pembangunan hunian di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pascalibur panjang Hari Raya Idul Fitri, pembangunan hunian di IKN kembali dilanjutkan. Para pekerja konstruksi sudah kembali bekerja di lapangan untuk menyelesaikan berbagai infrastruktur dasar dan perumahan di IKN," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, di Jakarta, Senin (22/4).
Kementerian PUPR kembali melanjutkan pembangunan hunian untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri di IKN pascalibur Hari Raya Idul Fitri.
Berbagai target pembangunan hunian, seperti rumah susun (rusun) maupun Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) serta berbagai infrastruktur dasar diharapkan bisa segera diselesaikan dan difungsikan menjelang perayaan Peringatan HUT ke-79 RI bulan Agustus mendatang.
Iwan menjelaskan, dirinya secara berkala terus melakukan kunjungan kerja ke IKN dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap progres pembangunan hunian di IKN.
Adanya libur panjang kemarin diharapkan mampu memberikan semangat baru kepada para pekerja konstruksi dan pegawai Kementerian PUPR yang bertugas di IKN, untuk memulai dan melanjutkan kembali progres yang ada serta menyelesaikan target besar yang harus dituntaskan pada pembangunan IKN ini.
Iwan juga menyampaikan beberapa jenis hunian yang sudah dibangun di IKN. Pertama adalah Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) tahap I sebanyak 22 tower setinggi empat lantai yang mampu menampung sekitar 10.700 pekerja.
Kedua adalah Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) yang saat ini progresnya mencapai 80 persen, dan ada beberapa rumah yang sudah jadi lengkap dengan furnitur di dalamnya dan sisanya masih dalam proses penyelesaian tahap akhir atau finishing.
Selanjutnya adalah pembangunan 47 tower untuk hunian ASN, TNI/Polri dalam bentuk rusun atau apartemen. Bangunan vertikal tersebut terdiri dari dua lantai podium sebagai fasilitas umum dan fasilitas sosial dan 10 lantai residensial. Diharapkan sebanyak 12 tower tersebut bisa selesai dan difungsikan dalam beberapa bulan mendatang.
"Untuk HPK saat ini sudah diselesaikan dan dihuni secara penuh dan dikelola serta dimanfaatkan oleh tenaga ahli dan tenaga terampil yang terlibat dalam pembangunan IKN. Sedangkan RTJM yang sudah jadi kami jadikan sebagai rumah contoh sebagai bentuk harapan dan optimisme bahwa pembangunan IKN tetap berjalan disamping penyelesaian rusun untuk pemindahan ASN, TNI/Polri untuk mendukung peringatan HUT RI," kata Iwan.
Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) mengungkapkan pembangunan bangunan hunian di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN di Kalimantan Timur menggunakan sistem modular.
"Pembangunan bangunan hunian di KIPP IKN menggunakan sistem modular untuk mempermudah konstruksi," ujar Direktur Perencanaan Makro OIKN Agustomi Masik. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Persija Rekrut Ivan Mamut, Striker Kroasia Jadi Pemain Asing ke-9
-
13 Unit Alat Baru Tiba! PU Kirim Pompa Raksasa & Truk Tangki ke 5 Provinsi Kalimantan
-
Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026
-
Aktivitas Penyeberangan Merak Tidak Terganggu Erupsi Anak Krakatau
-
Uniqlo Gelar LifeWear Week Sambut Koleksi Fall/Winter 2026
-
Pemkot Tangerang Targetkan 1.000 Kendaraan Ikuti Uji Emisi Gratis
-
Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.