Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Tidak Usung Misi Tertentu Jelang Lawan Korea Selatan

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 06:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Tidak Usung Misi Tertentu Jelang Lawan Korea Selatan Doc: ANTARA/HO-PSSI
Ket. Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong memberi arahan kepada pemainnya saat melawan Timnas Yordania U-23 pada Kualifikasi Grup A Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Minggu (21/4/2024).

Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong tidak mengusung misi tertentu menjelang pertemuan anak-anak asuhnya dengan negara kelahirannya, Korea Selatan, pada perempat final Piala Asia U-23 2024 yang dijadwalkan berlangsung Jumat (26/4) dini hari WIB.

Mantan pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu sempat merasakan pengalaman buruk dari publik negaranya. Ia dan timnas Korsel dilempari bantal dan telur saat tiba di bandara setelah melakukan perjalanan dari Rusia tempat berlangsungnya Piala Dunia 2018.

Beberapa penggemar Korsel kecewa karena tim asuhan Shin gagal melaju dari fase gugur, meski Korsel berhasil membuat kejutan dengan menang 2-0 atas juara bertahan Jerman pada pertandingan terakhir.

"Soal (dilempar telur) itu tidak jadi motivasi. Itu hanya sebuah proses dan gara-gara itu tidak menjadi motivasi apa-apa. Sama sekali tidak menyesal juga, karena apa tugas yang saya dapat saya pasti akan bekerja semaksimal mungkin, jadi tidak menjadi apa-apa," kata Shin melalui rekaman audio yang diterima pewarta, Selasa.

Shin menilai tim asuhannya kali ini memiliki keuntungan dibandingkan lawan, sebab memiliki waktu istirahat yang lebih lama satu hari. Hal itu diharapkan dapat memberi keuntungan kebugaran fisik saat melawan Korsel Jumat nanti.

Sebagai warga negara Korsel, Shin sebenarnya berharap dapat bertemu Jepang di perempat final, untuk kemudian menghadapi Korsel pada fase-fase berikutnya. Namun Jepang yang kalah dari Korsel pada pertandingan terakhir Grup B, hanya menempati posisi kedua di grup itu dan Korsel yang menjadi juara grup.

"Seperti apa yang dibicarakan ke media Korea kemarin, jujur ingin bertemu Jepang karena ingin bertemu Korea di final supaya bisa lolos sama-sama ke Olimpade dan bisa bersenang-senang, bisa ikut Olimpiade bareng. Tapi seperti apa yang kita ketahui, pertandingan bukan sekeinginan kita. Jadi tetap kami akan bekerja keras untuk persiapan melawan Korea nanti," tutur Shin.

Lolosnya Indonesia ke perempat final atau delapan besar Piala Asia U-23 2024 merupakan sejarah, sebab inilah pertama kalinya timnas Indonesia mengikuti ajang tersebut. Terlebih ajang ini sekaligus menjadi kualifikasi untuk menuju Olimpiade Paris 2024.

Sebanyak tiga tim, yakni juara, peringkat kedua, dan peringkat ketiga akan lolos otomatis ke Olimpiade Paris 2024. Sedangkan tim peringkat keempat akan bermain melawan wakil Afrika, yakni Guinea, pada playoff 9 Mei mendatang untuk memperebutkan satu tiket tersisa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.