Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin pacu industri kecil menengah hasilkan produk berkualitas

📅 Rabu, 24 Apr 2024, 16:20 WIB | Oleh:
Kemenperin pacu industri kecil menengah hasilkan produk berkualitas Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Reni Yanita saat sambutan pada Seminar Nasional Indikasi Geografis 2024 di Yogyakarta, Rabu.

Yogyakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memacu industri kecil menengah (IKM) agar menghasilkan produk industri berkualitas antara lain melalui penyelenggaraan Seminar Nasional Indikasi Geografis 2024.

"Kegiatan ini guna memacu industri kecil dan menengah (IKM) agar memiliki hasil produk industri yang berkualitas dan berkarakter sehingga dapat menghadapi persaingan pasar baik dalam maupun luar negeri," kata Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita dalam sambutannya pada seminar tersebut di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, masyarakat perlu menyadari pentingnya Kekayaan Intelektual yang menjadi salah satu aset berharga masyarakat khususnya dalam keberlangsungan aktivitas ekonomi dan industri.

"Pemerintah memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perlindungan Kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh masyarakat melalui regulasi yang jelas dan efektif serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Kekayaan Intelektual," katanya.

Salah satu bentuk Hak Kekayaan Intelektual yang sedang didorong pemerintah saat ini adalah Indikasi Geografis, yaitu tanda yang menunjukkan suatu produk berasal dari daerah tertentu serta memiliki kualitas, reputasi dan karakteristik yang khas karena faktor lingkungan geografis yang terkait dengan daerah tersebut.

Dirjen IKMA Kemenperin mengatakan Indikasi Geografis dapat menjadi strategi yang efektif dalam mempromosikan dan melindungi Kekayaan Intelektual dari suatu produk hasil industri unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

"Sehingga berpotensi dalam mengangkat derajat ekonomi para produsen lokal, memperluas pangsa pasar produk, serta menjaga keberlangsungan lingkungan dan budaya lokal," katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya turut menekankan hal yang tidak kalah penting yaitu komersialisasi Indikasi Geografis yang optimal.

"Sehingga selain dapat mempromosikan warisan budaya, juga turut dapat meningkatkan potensi pariwisata dan ekonomi daerah, serta mendorong pelestarian budaya dan lingkungan," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan Kemenperin terus mendorong pemberdayaan potensi industri lokal yang memiliki ciri khas. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mendukung penyebarluasan informasi, serta peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang perlindungan Indikasi Geografis (IG).

"Upaya itu dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan Seminar Nasional Indikasi Geografis yang sejalan dengan pencanangan tahun 2024 sebagai tahun Indikasi Geografis oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.