Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PB ESI Ungkap Alasan Timnas Hanya Main di Empat Nomor IESF Riyadh 2024

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 23:33 WIB | Oleh:
PB ESI Ungkap Alasan Timnas Hanya Main di Empat Nomor IESF Riyadh 2024 Doc: antara

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengatakan bahwa keputusan untuk menurunkan tim nasional (timnas) esport di empat nomor dalam kejuaraan dunia 16th IESF World Esports Championship (WEC) Riyadh 2024 telah melewati evaluasi.

Timnas esport Indonesia akan turun di nomor Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) putra, MLBB putri, PUBG Mobile dan eFootball, namun absen di nomor Counter-Strike 2 dan DOTA 2.

"Keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan, evaluasi, dan potensi yang dapat diraih di Kejuaraan Dunia nanti. Kami tidak ingin sekadar berpartisipasi, namun kami ingin meraih prestasi optimal di setiap kejuaraan yang Indonesia ikuti," kata juru bicara Tim Nasional Esports 16th IESF World Esports Championships 2024 Gary Ongko saat dihubungi ANTARA melalui pesan instan dari Jakarta, Selasa.

Timnas esport Indonesia hanya mampu membawa pulang medali perak untuk nomor MLBB pada 15th IESF WEC 2023, yang berlangsung di Iasi, Rumania, Agustus lalu.

Hasil tersebut jauh berbeda ketika Indonesia menjadi tuan rumah edisi sebelumnya 14th IESF WEC Bali 2022 dengan berhasil menjadi juara umum.



Skuad Merah Putih yang turun pada tujuh game yang dipertandingkan menutup kejuaraan esport dunia 2022 tersebut dengan perolehan tiga medali emas dari nomor DOTA 2, eFootball, dan MLBB, serta satu perunggu dari nomor CS:GO Putri.

Indonesia sejatinya memiliki sejumlah atlet potensial untuk bermain di nomor-nomor yang tidak diikuti timnas esport pada IESF WEC yang akan berlangsung pada November mendatang. Mereka bermain untuk beberapa klub luar negeri, dan mengikuti liga yang bergulir di negara masing-masing, bahkan tingkat regional.

Terkait hal itu, Garry mengatakan telah melakukan pendekatan terhadap atlet-atlet potensial kelas dunia tersebut. Namun, hingga pada saatdeadlinependaftaran, PB ESI tidak mendapatkan kepastian komitmen dari para atlet yang tengah bermain di beberapa negara.

"Salah satu kendala adalah isu keselarasan jadwal dan kondisi-kondisi non-teknis lainnya," ujar Garry.

"Sekali lagi, kami sangat serius dalam mengikuti IESF WEC tahun ini dan untuk mengoptimalkan raihan prestasi yang kami targetkan, Tim Nasional harus diperkuat tim-tim atau atlet-atlet yang tidak hanya terbaik, namun juga punya komitmen termasuk sepakat tentang jadwal-jadwal yang ditentukan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.