Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kinerja industri Pengolahan Meningkat Q1-2024

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kinerja industri Pengolahan Meningkat Q1-2024 Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan pada triwulan I-2024 meningkat dan berada pada fase ekspansi.

"Hal tersebut tercermin dari PMI-BI triwulan I-2024 sebesar 52,80 persen, lebih tinggi dari 51,20 persen pada triwulan sebelumnya," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Senin (22/4).

Berdasarkan komponen pembentuk Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI), sebagian besar komponen meningkat dan melanjutkan fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada volume persediaan barang jadi, diikuti volume total pesanan dan volume produksi.

Berdasarkan sublapangan usaha (Sub-LU), mayoritas sub-LU masih berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada industri pengolahan tembakau, diikuti industri tekstil dan pakaian jadi, serta industri logam dasar.

Erwin menuturkan perkembangan PMI-BI tersebut sejalan dengan perkembangan kegiatan LU industri pengolahan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang juga berada pada fase ekspansi, dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 1,71 persen.

Pada triwulan II-2024, kinerja LU industri pengolahan diprakirakan terus melanjutkan peningkatan tercermin dari PMI-BI yang tercatat sebesar 54,31 persen.

Berdasarkan komponen pembentuknya, seluruh komponen diprakirakan berada pada fase ekspansi dengan indeks tertinggi terjadi pada komponen volume persediaan barang jadi, volume produksi, dan volume total pesanan.

Kegiatan Dunia Usaha

Sementara itu, hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) BI mengindikasikan bahwa kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan I-2024.

"Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 14,11 persen, lebih tinggi dari SBT pada triwulan IV-2023 sebesar 13,17 persen," kata Erwin Haryono di Jakarta, Senin.

Erwin mengatakan kinerja seluruh lapangan usaha (LU) tercatat positif dengan peningkatan terutama terjadi pada LU pertanian, kehutanan, dan perikanan.

"Perkembangan ini sejalan dengan dimulainya panen dan faktor musiman pada tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.