Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemampuan Ekspansif yang Kuat, Topang Kinerja Positif Hana Bank Pada 2023

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 19:40 WIB | Oleh:
Kemampuan Ekspansif yang Kuat, Topang Kinerja Positif Hana Bank Pada 2023 Doc: istimewa
Ket. Layanan Priority Banking Hana Bank Indonesia

JAKARTA- PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) pada 2023 mencatatkan kinerja yang positif dengan kenaikan total aset (audited) 0,39 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi 46,9 triliun rupiah. Pertumbuhan aset tersebut ditopang peningkatan penyaluran kredit sebesar 34,32 triliun rupiah atau naik 5,13 perrsen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 32,65 triliun rupiah.

Kualitas penyaluran kredit Hana Bank juga positif, terlihat dari penurunan rasio kredit bermasalah atau non-performance loan (NPL) dari 0,94 persen menjadi 0,86 persen atau masih di bawah rata-rata industri.

Presiden Direktur Hana Bank, Jong Jin Park dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/4) mengatakan kinerja positif itu diraih karena bank berhasil menerapkan strategi dan berbagai langkah untuk memperkuat kondisi fundamental bank dengan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Dengan membaiknya rasio NPL jelas Jong Jin Park, maka perusahaan berhasil menekan beban pencadangan kerugian kredit atau CKPN sebesar 54,02 miliar, turun signifikan 82,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 302,42 miliar rupiah. Sedangkan, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) tercatat sebesar 81,90 persen.

Dia mengatakan bahwa manajemen senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dan sehat dengan mencatat total equity sebesar 11,06 triliun rupiah. Sedangkan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 28,35 persen, sedangkan rasio penyaluran kredit dibanding dana yang dihimpun atau Loan to Deposit Ratio mencapai 128,27 persen.

"Hal ini menunjukkan Hana Bank memiliki kemampuan ekspansi yang kuat," kata Jong Jin Park.

Dengan pencapaian tersebut, maka laba bersih perusahaan tercatat sebesar 453 miliar rupiah atau turun tipis 0,96 persen. Bank pun terus mendorong pertumbuhan laba, salah satunya melakukan optimasi posisi keuangan sehingga margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM) tercatat sebesar 4,33 persen.

Hana Bank juga paparnya mencatatkan pertumbuhan tingkat pengembalian keuntungan terhadap aset dan modal atau Return on Asset (RoA) dan Return on Equity (RoE) masing-masing sebesar 1,34 persen dan 4,42 persen.

Perkuat Struktur Permodalan

Lebih lanjut, Jong Jin Park mengatakan kinerja Hana Bank tidak terlepas dari dukungan penuh dari Hana Financial Group (HFG), institusi perbankan terbesar di Korea Selatan, melalui penguatan struktur permodalan Hana Bank Indonesia.

"Hana Bank memiliki komitmen jangka panjang untuk dapat terus menjadi mitra nasabah, selaras dengan visi 'growing together, sharing happiness. Kami merealisasikannya dengan terus memperkuat bisnis dan fundamental bank untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Selain itu, juga memastikan tata kelola bank yang semakin baik, serta mendorong inovasi produk dan layanan agar tetap relevan dalam menjawab kebutuhan nasabah," tambah Jong Jin Park.

Layanan Digital

Bank pun tambahnya terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Pada 2023, hampir seluruh transaksi sudah dilakukan melalui kanal digital. Transaksi pula banyak menggunakan layanan branchless banking seperti MyHana Mobile Banking dan Internet Banking, LINE Bank by Hana Bank, Corporate Banking System (CBS) dan Automated Teller Machines (ATM).

MyHana Mobile Banking memimpin inisiatif digitalisasi di Hana Bank dengan menyajikan beragam kenyamanan perbankan dan kemampuan dalam menunjang transaksi seperti BI-FAST dan Scan QRIS, serta memiliki fitur Hana AIdvisor sebuah fitur reksadana digital untuk memenuhi tingginya minat terhadap layanan investasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.