Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KCIC: 225.000 Warga Gunakan Whoosh di Periode Lebaran 2024

📅 Senin, 22 Apr 2024, 16:52 WIB | Oleh:
KCIC: 225.000 Warga Gunakan Whoosh di Periode Lebaran 2024 Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Situasi para penumpang kereta cepat Whoosh saat tiba di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (22/4).

BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 225.000 penumpang telah menggunakan kereta cepat Whoosh pada masa liburan Lebaran 2024.

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengapresiasi minat tinggi masyarakat yang menjadikan Whoosh sebagai pilihan utama untuk mudik dan berwisata dari Kota Bandung maupun Jakarta.

"Jadi memang sebagai layanan perdana ya di angkutan Lebaran, kereta cepat Whoosh menghadirkan berbagai keunggulan terutama efektifitas waktu.Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan atau memaksimalkan waktunya untuk kegiatan lain," kata Emir di Bandung, Senin.

Dia menyebut penumpang tertinggi tercatat pada keberangkatan Stasiun Halim mencapai 116.000 penumpang. Diikuti dengan keberangkatan Padalarang sebanyak 76.000 penumpang, dan keberangkatan Tegalluar sebanyak 33.000 penumpang.

"Jadi selama angkutan Lebaran kemarin kita melayani sebanyak 225 ribu penumpang. Di mana puncak tertingginya pada 15 April 2024 dengan memberangkatkan 21.500 penumpang," tambahnya

Adapun secara umum rata-rata penumpang Whoosh per harinya di masa mencapai 13 sampai dengan 21 ribu penumpang per hari.

Lebih lanjut, Emir menyatakan KCIC mengoperasikan 52 perjalanan kereta cepat Whoosh untuk melayani seluruh penumpang saat periode Lebaran 2024.

"Jadi sehari itu kita menjalankan 52 perjalanan Whoosh. Sehingga total kita menjalankan 40 perjalanan reguler dan 12 perjalanan tambahan," kata dia.

Dia menambahkan pada periode tersebut juga, KCIC tetap menjual tiket dengan skemadynamic pricingatau tarif dinamis dengan menawarkan harga lebih hemat pada periode perjalanan tertentu.

"Jadi memang sejak Februari KCIC kan menerapkan dynamic pricing. Tarifnya menyesuaikan dengan momen, misalnya apakah momen high season, low season, kemudian jam keberangkatan di pagi atau di sore hari, jam sibuk atau di luar jam sibuk," katanya.

Meskipun terjadi lonjakan penumpang, Emir mengungkapkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan yang signifikan dan kejadian tidak diinginkan.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.