Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjuangan Kartini Bahan Refleksi Perempuan Ikut dalam Pembangunan

📅 Minggu, 21 Apr 2024, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perjuangan Kartini Bahan Refleksi Perempuan Ikut dalam Pembangunan Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga (kanan) berdialog dengan penjaga stan yang menjajakan berbagai produk kerajinan yang dibuat oleh perempuan akar rumput dalam Musyawarah Nasional Perempuan ke-2 di Balai Budaya Giri Nata Mandala yang terletak di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (20/4/2024).

BADUNG - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang (PPPA) Puspayoga mengatakan sejarah perjuangan Kartini dalam menembus lapisan belenggu melalui pikiran menjadi bahan refleksi bagi perempuan masa kini untuk ikut berpartisipasi membangun Indonesia.

"Momentum Hari Kartini menjadi bentuk penghormatan untuk perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendapatkan kesetaraan perempuan dan laki-laki," ujarnya dalam Musyawarah Nasional Perempuan ke-2 di Badung, Bali, Sabtu (20/4).

Dalam acara musyawarah ituMenteri Bintang membacakan surat Kartini yang ditujukan kepada Rosa Manuela Abendanon-Mandri.

Surat itu menggambarkan cita-cita dan daya juang Kartini yang kala itu masih sebagai perempuan muda belia yang hidup dalam tiga lapis belenggu, namun ia dapat menembusdengan pikiran-pikiran yang maju yang melampaui zamannya.

Meski Kartini lahir sebagai kaum bangsawan, namun tak terelakkan kehidupannya sebagai perempuan menjadi marjinal dan dia terus melawannya. Kartini tidak pernah menyerah dengan situasi yang menekan segala sisi kehidupannya.

"Ia tidak berhenti berpikir, mengasah kesadarannya tentang perubahan, tentang penindasan pribumi, dan tentang adat istiadatnya," kata Menteri Bintang.

Upaya membumikan kesetaraan perlu terus dilanjutkan karena Kartini tanpa lelah memperjuangkan emansipasi perempuan dan kini perjuangan itu masih belum selesai.

Melalui surat Kartini itu, Menteri Bintang ingin menyambungkan suara yang diperjuangkan lebih 145 tahun yang lalu oleh Kartini melalui Musyawarah Nasional Perempuan ke-2 yang digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala yang terletak di Kabupaten Badung, Bali, pada 20 April 2024.

Musyawarah perempuan itu menyuarakan kembali aspirasi dan kepentingan perempuan, disabilitas, masyarakat adat, pekerja migran, perempuan kepala keluarga, masyarakat daerah terpencil, kepulauan dan pegunungan, perempuan penyintas kekerasan, perempuan penyintas bencana, dan berbagai kemarjinalan lainnya.


Para peserta musyawarah menyuarakan aspirasi dan kepentingan melalui sembilan agenda utama perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok marjinal. Aspirasi itu menjadi usulan dalam dokumen perencanaan pembangunan lima tahunan di tingkat nasional maupun di tingkat daerah.

Undang-Undang Dasar 1945 serta berbagai peraturan perundang-undangan lain yang terkait telah mengamanatkan jaminan kesetaraan dan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di dalamnya perempuan, anak, kelompok disabilitas, dan kelompok marjinal lainnya.

Bahkan secara garis besar strategi dan arah pembangunan bangsa Indonesia baik jangka pendek, menengah, maupun pembangunan jangka panjang, sudah sejalan dengan semangat kesetaraan.

"Memperjuangkan kesetaraan gender perlu dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Dalam hal ini akses, kesempatan, perlindungan, dan rasa aman yang sama dan setara di masyarakat menjadi salah satu hak perempuan yang dijamin pemenuhannya oleh negara dan perlu dikawal implementasinya oleh kita semua," kata Menteri Bintang Puspayoga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.