Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor di Trenggalek, BPBD: Belasan Rumah Rusak Tertimbun Material Longsor

📅 Minggu, 21 Apr 2024, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Longsor di Trenggalek, BPBD: Belasan Rumah Rusak Tertimbun Material Longsor Doc: ANTARA/Destyan Handri Sujarwoko
Ket. Petugas meninjau rumah terdampak longsor di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Sabtu (20/4/2024).

TRENGGALEK -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendata sedikitnya ada 12 rumah yang dihuni 12 KK atau 35 jiwa di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur rusak akibat tertimbun material longsor yang mendera wilayah itu sejak Kamis (18/5) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono, Minggu (21/4) mengatakan, data tersebut masih bersifat sementara karena inventarisasi sampai saat ini masih terus dilakukan.

"Ini data sementara yang berhasil kami himpun berdasar laporan dari TRC dan pemerintah desa/kecamatan yang mengalami bencana (longsor)," kata Tri, sapaan Triadi Atmono.

Rumah rusak terdampak longsor itu tersebar di 11 desa/kelurahan lima kecamatan, yakni di Kecamatan Bendungan, Dongko, Munjungan, Kampak, dan Watulimo.

Di Kecamatan Bendungan longsor di area pemukiman terjadi di Desa Sumurup, Dompyong dan Surenlor.

Kemudian di Kecamatan Dongko longsor serupa menerjang beberapa rumah warga di Desa Petung, Salamwates dan Pringapus.

Longsor sporadis juga terjadi di Kecamatan Munjungan yang dilaporkan mengenai rumah warga dan fasilitas umum di wilayah Desa Karangturi, Binangun dan Besuki.

Sementara di Kecamatan Kampak terjadi di Desa Karangrejo, dan di Kecamatan Watulimo di Desa Margorejo.

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beberapa rumah disebut sudah tidak laik ditinggali karena dampak kerusakan yang parah serta volume longsoran yang besar.

Di Desa Sumurup, misalnya, longsor dari area tebing yang ada di belakang pemukiman warga ambrol dan mengenai tiga rumah penduduk.

Ketiga rumah tersebut adalah milik Sarjuni, Nuruddin dan Nurwanto. Rata-rata kerusakan terjadi di area dapur, kamar belakang dan gudang.

Namun demi menghindari risiko longsor susulan, seluruh harta benda milik ketiga keluarga yang menjadi korban dievakuasi.

Para penghuni juga diungsikan ke tempat yang aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.