Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas, PM Inggris Ingatkan Eskalasi di Timur Tengah Tidak Menguntungkan Siapa pun

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 04:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas, PM Inggris Ingatkan Eskalasi di Timur Tengah Tidak Menguntungkan Siapa pun Doc: ANTARA/Simon Dawson/HO Xinhua
Ket. Arsip - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak.

London - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan bahwa tidak ada pihak yang diuntungkan dari eskalasi konflik di Timur Tengah.

Berpidato dalam sebuah acara di London pada Jumat, pernyataan itu dia sampaikan untuk menanggapi laporan serangan Israel terhadap Iran ketika suara ledakan besar terdengar di sedikitnya dua kota di Iran pada Jumat dini hari.

Menurut Sunak, ini adalah situasi yang terus berkembang sehingga ia merasa tidak tepat untuk berspekulasi sebelum faktanya menjadi lebih jelas.

"Kami sedang berupaya untuk mengonfirmasi rinciannya bersama dengan negara-negara sekutu," ujar dia.

Dia menegaskan kembali bahwa Inggris mengutuk serangan balasan Iran terhadap Israel pada akhir pekan lalu, serta menyebut bahwa Israel memiliki hak penuh untuk membela diri.

"Tetapi seperti yang saya katakan kepada Perdana Menteri (Israel Benjamin) Netanyahu ketika saya berbicara dengannya minggu lalu, dan secara lebih umum, eskalasi yang signifikan bukan lah kepentingan siapa pun," kata Sunak.

"Apa yang kami ingin lihat adalah ketenangan terwujud di seluruh kawasan," ujarnya, menambahkan.

Ledakan di Iran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara dua musuh bebuyutan, Iran dan Israel, setelah serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Teheran pada 13 April lalu.

Iran menembakkan ratusan rudal balistik dan pesawat nirawak ke Israel, sebagai balasan atas serangan Israel ke Konsulat Iran di Suriah, 1 April 2024.

Israel kemudian bersumpah akan merespons serangan Iran, meskipun banyak negara Barat mendesak Tel Aviv untuk menahan diri dan mengurangi ketegangan.

Pada Kamis (18/4), Inggris mengumumkan bahwa dalam paket terkoordinasi dengan Amerika Serikat, mereka telah menjatuhkan sanksi baru terhadap pejabat tinggi militer Iran, termasuk Staf Umum Angkatan Bersenjata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.