Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Terjang Objek Wisata Pemandian di Langkat, Satu Orang Meninggal

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Terjang Objek Wisata Pemandian di Langkat, Satu Orang Meninggal Doc: ANTARA/HO-BPBD Langkat
Ket. Suasana pascabanjir di objek wisata pemandian Kolam Abadi Teroh-Teroh di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Jumat (19/4) sore.

Medan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menyebut banjir yang menerjang objek wisata pemandian Kolam Abadi Teroh-Teroh atau Pelarugadi Dusun I Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat pada Jumat (19/4) sore mengakibatkan satuorang meninggal dunia dan enam luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Langkat, Ansyari, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima korban yang meninggal dunia merupakan warga Kota Medan berjenis kelamin perempuan dan berusia 20 tahun.

"Korbannya tujuh orang, satu meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka. Korban yang meninggal perempuan berusia 20 tahun," ujar Ansyari dalam keterangan yang diterima di Medan, Sabtu.

Ia menjelaskan peristiwa nahas tersebut bermula ketika korban bersama teman-temannya menikmati liburan di lokasi Pemandian Teroh-Teroh Kolam Abadi yang dipandu oleh pemandu wisata. Tiba tiba banjir datang dan menghanyutkan korban beserta teman-temannya.

"Teman-teman korban dapat menyelamatkan diri dan hanya menderita luka luka, sementara korban tidak selamat dan hanyut terseret arus," kata dia.

Masyarakat bersama pihak terkait kemudian terus melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri sungai hingga ratusan meter dari lokasi kejadian.

"Korban ditemukan sejauh lebih kurang 300 meter dari lokasi dalam keadaan sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke Puskesmas Namu Ukur," sebut dia.

Setelah kejadian itu pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait terus memperkuat koordinasi dan melakukan berbagai upaya untuk penanganan pascabanjir.

"Kita berkoordinasidengan pihak terkait dan mendampingi keluarga korban beserta teman-temannya di fasilitas kesehatan setempat hingga pulang ke rumah masing-masing," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.