Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama Angkutan Lebaran, Mobilitas Masyarakat Babel Via Penyebrangan Tembus 40 Ribu Penumpang

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 00:08 WIB | Oleh:
Selama Angkutan Lebaran, Mobilitas Masyarakat Babel Via Penyebrangan Tembus 40 Ribu Penumpang Doc: istimewa
Ket. Pergerakan pemudik di Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian.

JAKARTA - Pada periode mudik Lebaran 2024, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas III Bangka Belitung mencatat terjadinya pergerakan pemudik di Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian secara kumulatif pada 3 April - 17 April 2024 sebanyak 48.952 penumpang dan 9.580 kendaraan. Hingga 17 April puncak arus balik alami peningkatan 86% pada H+3 Lebaran.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Angkutan Lebaran di Satpel PP Tanjung Kalian, jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2024 melonjak hingga 48.952 penumpang dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 37.286 penumpang. Sementara jumlah pergerakan kendaraan tercatat sebanyak 9.580 kendaraan.

Pitra Setiawan, selaku Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung mengatakan grafik data keberangkatan penumpang dan kendaraan mengalami kenaikan. Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada jumlah trip yaitu sampai dengan 4 extra trip.

"Grafiknya naik dibanding dengan tahun lalu. Artinya, tahun 2024 semakin banyak orang yang keluar dan masuk Babel via Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian. Petugas pelayanan di Satpel PP Tanjung Kalian sudah disiapkan untuk melayani pengguna jasa selama 24 jam sehingga dapat meningkatkan kinerja pelabuhan khususnya selama posko angkutan Lebaran," ujar Pitra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/4).

Hingga saat ini, puncak arus mudik Lebaran 2024 terjadi pada H-3 tepatnya pada 7 April dengan persentase peningkatan jumlah penumpang sebesar 42%. Secara rinci terhitung 6.059 mobilitas penumpang dan 1.026 kendaraan dengan pergerakan 13 trip kapal. Berbeda jauh dengan tahun 2023, hanya 1.026 penumpang dan 914 kendaraan yang melakukan penyeberangan pada periode yang sama.

Kemudian puncak arus balik terjadi pada H+3 Lebaran (14 April) yaitu sebanyak 3.261 penumpang dengan pergerakan kapal sebanyak 9 trip. Angka ini meningkat sebanyak 86% dibandingkan dengan tahun lalu yaitu sebanyak 1.756 penumpang.

Sedangkan volume kendaraan meningkat pada angka 697 kendaraan dengan persentase kenaikan 30% dibandingkan tahun lalu yakni sebanyak 535 kendaraan. Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu terjadinya lonjakan jumlah penumpang yang masuk ke Kepulauan Bangka Belitung via Pelabuhan Tanjung Kalian.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh personel Posko Angkutan Lebaran dengan mewawancarai penumpang yang tiba di Pelabuhan Tanjung Kalian, masyarakat yang berdatangan ternyata tidak hanya dalam rangka mudik perayaan Lebaran, melainkan banyak juga yang melaksanakan liburan saja. Periode ini juga bertepatan dengan perayaan Cheng Beng di Belitung yang menjadi salah satu pemicu meningkatnya jumlah pergerakan pada masa angkutan Lebaran 2024.

"Keluarga besar yang sekarang berdomisili di Palembang selalu pulang kampung kalau lagi perayaan Cheng Beng, karena ini tradisi yang memang harus dilakukan setiap tahunnya," ujar Stevanie Lee, salah satu pengguna jasa di Pelabuhan Tanjung Kalian.

"Karena bertepatan sama cuti bersama lebaran, jadi setelah Cheng Beng kita liburan dulu di Bangka makanya ini baru mau pulang mendekati anak masuk sekolah," tambahnya.

Pergerakan masyarakat khususnya pada Satpel PP Tanjung Kalian menjadi pusat pemantauan selama periode angkutan Lebaran. Dalam mendukung mobilitas masyarakat pada periode arus balik, BPTD Kelas III Bangka Belitung telah mengantisipasi dengan menyediakan extra trip setiap harinya.

BPTD juga berupaya agar arus balik dapat berjalan optimal didukung dengan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Terpadu yang beroperasi 24 jam yang berfungsi sebagai pusat pengawasan, koordinasi dan informasi untuk memantau kondisi keamanan dan keselamatan arus balik lebaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.